Polres Palopo Tes Kelayakan Personel Pegang Senpi

PLUZ.ID, PALOPO – Polres Palopo menggelar rangkaian tes psikologi bagi personel di Aula Tantya Sudhirajati Polres Palopo, Rabu (9/3/2022).

Ketua Tim, Kompol Andi Sirajuddin, mengatakan, tes psikologi ini dalam rangka pinjam pakai Senjata Api (Senpi) dinas Polri, psikologi berkala mental personil, psikologi klinis Kepolisian, dan mapping psikologi berkala personel Polres Palopo.

Tes psikologi dilaksanakan bekerja sama dengan tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulsel yang dipimpin Ketua Tim Kompol Andi Sirajuddin. Sedangkan peserta tes psikologi merupakan personel Polres Palopo terdiri dari Perwira maupun Bintara.

Adapun tim Tes Psikologi Polda Sulsel, yaitu AKBP Dwitondo Widodo, Kompol Andi Sirajuddin, Bripka Surya Suhadman, dan Brigpol Romi Sunggara dengan didampingi Kabag Sumda Polres Palopo Kompol Simon.

Sebelum pelaksanaan tes psikologi wajib bagi calon maupun yang telah memegang senjata api diberikan pengarahan terlebih dahulu dari Ketua Tim Kompol Andi Sirajuddin.

Peserta kemudian diberikan petunjuk cara mengerjakan soal dan langsung mengerjakannya. Soal tes psikologi langsung disiapkan tim dari Polda Sulsel.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis yang mengikuti tes psikologi dan yang akan diberikan izin pinjam pakai senpi, mengetahui permasalahan atau aspek di luar diri dari personel yang mengalami permasalahan, tentang kebiasaan dan permasalahan eksternal lainnya serta konseling bagi personel,” ujar Andi Sirajuddin.

Menurutnya, tes psikologi wajib dilaksanakan sebagai persyaratan personel Polri dalam penggunaan senjata api dinas. Hasil tes akan menentukan apakah personel tersebut layak sebagai pemegang senpi atau tidak. Jadi tidak sembarangan memegang senpi, ada tahapan tahapan yang harus diuji hingga memenuhi syarat.

Pihaknya berharap seluruh peserta dapat mengikuti tes, mengerjakan soal yang diberikan tim dengan maksimal.

Sementara, Kapolres Palopo, AKBP Muh Yusuf Usman, memberikan keterangan dari tempat terpisah menyampaikan, tes psikologi dilaksanakan sebagai persyaratan personel Polri dalam penggunaan senjata api dinas.

Hasil tes nantinya menentukan apakah personel tersebut layak sebagai pemegang senpi atau tidak, serta untuk mengetahui kondisi mental dan kepribadian personel.

“Saya berharap seluruh peserta mengerjakan soal yang diberikan tim dengan maksimal, sehingga seluruhnya dapat lulus tes dan layak direkomendasikan sebagai pemegang senpi organik Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas,” pesan Kapolres Palopo.

Kegiatan ujian psikologi dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan memakai alat pelindung diri level satu, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer. (***)

Berita Terkait
Baca Juga