Balitbangda Makassar Diseminasi Hasil Penelitian dan Pengkajian Berorientasi pada Metaverse

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar menggelar Diseminasi Hasil Pengkajian dan Penelitian Angkatan Pertama di Hotel Santika Makassar, Kamis (31/3/2022).

Ada tiga judul penelitian yang dibahas dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini.

Pertama, Implementasi Merdeka Belajar dalam Mewujudkan Revolusi Pendidikan di Kota Makassar. Terakhir, Strategi dan Arah Kebijakan Pemulihan Ekonomi Kota Makassar di Tengah Pandemi dan Percepatan Reformasi Birokrasi serta Rancangan Peraturan Wali Kota tentang Pedoman Pelaksanaan Penelitian dan Pengembangan.

Staf Ahli Wali Kota Makassar, Sittiara Kinang, berharap penelitan yang dilaksanakan bisa menghasilkan produk berorientasi pada metaverse. Utamanya, mengenai tiga hasil pengkajian dan penelitian yang dilaksanakan Balitbangda.

“Kita harap kalau berjalan ini hasil penelitian bisa efektif. Jadi, tidak ada alasan lagi tidak bisa melayani masyarakat. Terlebih, adanya metaverse ini,” ujar Sittiara Kinang, usai membuka kegiatan.

Sittiara menyampaikan, hasil penelitian yang selama ini dilakukan Balitbangda harus disosialisasikan. Tujuannya agar bisa dikolaborasikan dengan kebijakan atau program yang akan diambil dengan pendekatan riset. Selain itu, agar setiap kebijakan dan program dibuat berdasarkan data dan fakta serta solusi yang telah dipersiapkan dalam mengatasi masalah.

“Kita tidak bisa lagi menyusun atau merencanakan suatu kebijakan dan program tanpa perhitungan serta kalkulasi yang matang dan komprehensif. Seperti yang selama ini terjadi dan kita saksikan bersama,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Sittiara, Pemkot Makassar saat ini sedang dan secara bertahap membangun suatu sistem yang terintegrasi, terpadu, dan terstruktur dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Untuk itulah, komitmen untuk membangun sistem ada pada data yang meliputi banyak hal yang kita sebut Big Data,” katanya.

Sittiara mengemukakan, perkembangan baru dari hasil pelaksanaan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar, beberapa hari lalu, merupakan momentum yang sangat penting dan mengeluarkan energi tinggi dalam kerangka semangat membangun sistem yang lebih baik atau bahkan dua kali tambah baik dari yang ada sebelumnya.

Menuju Makassar Kota Metaverse atau Makaverse. Meta berarti di luar dan Verse adalah alam semesta. Arti kata dalam perspektif teknologi digitalisasi, yaitu sesuatu yang nyata kemudian dikonversi dalam dunia maya. Atau dengan kata lain pemanfaatan teknologi digital untuk mendeskripsikan dan menyederhanakan suatu urusan rumit menjadi lebih mudah dan praktis.

Efektif dan efisien serta mobilitas yang cepat. Untuk itu, Pemkot Makassar perlu melakukan transformasi struktural, kultural, digital, serta sosial untuk mempersiapkan menuju Makassar Kota Metaverse.

“Kita berharap melalui kegiatan diseminasi yang diinisiasi Balitbangda ini, bisa menjadi wadah untuk mensinergikan dan membangun kolaborasi untuk mewujudkan berbagai hal yang akan menjadi pilar dalam penerapan Makaverse,” jelasnya. (***)

Berita Terkait
Baca Juga