PLUZ.ID, MAKASSAR – Bulan suci Ramadan adalah bulan yang diistimewakan dalam Islam, bahwa segala amal ibadah yang dilaksanakan pada bulan tersebut mendapatkan pahala berlimpah. Jadi tidak mengherankan jika banyak orang Islam yang berlomba-lomba untuk melaksanakn ibadah umrah bulan Ramadan di tanah suci Mekah.
Oleh karena itu, agen perjalanan wisata halal haji dan umrah (APW) PT Randa Azzahra Alharamain Travel, memberangkatkan rombongan jemaah umrah awal Ramadan asal Makassar, Jumat (1/4/2022). Menggunakan maskapai Lion Air No flight JT 1110, bertolak dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta pukul 13.30 WIB menuju Bandar Udara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah.
Dalam rombongan tersebut CEO Randa Azzahra Travel, Andi Nurmaedah Mustari, atau lebih akrab disapa ‘Ummu Ahsan’ di kalangan Muslimahpreneur Makassar, ikut mendampingi jemaahnya ke tanah suci. Turut pula tim dokter (Owner Klinik Wirahusada Medical Center) dr Dewi Setiawati dan Owner Coto Daeng Sirua Muh Tahir bersama istri Astriyanti.
Pemberangkatan umrah kali ini merupakan program paket Awal Ramadan 12 hari (1-12 Maret). Yaitu, dengan akomodasi Hotel Rove Al Madinah selama lima malam, Pullman Zamzam Hotel Mekah selama lima malam.
“Alhamdulillah, karena Ramadan kali ini, kita sudah dapat memberangkatkan jemaah umrah. Ini sekaligus mengobati kerinduan dengan berpuasa Ramadan di tanah suci,” ujar Andi Nurmaedah Mustari.
Selanjutnya, Randa Azzahra Travel kembali menjadwalkan pemberangkatan program umrah akhir Ramadan pada 20 Maret 2022 mendatang.
Insya Allah akan dibimbing langsung Ustaz Syaibani Mujiono, Sekjen DPP Wahdah Islamiyah Sulsel yang juga Komisaris PT Randa Azzahra Alharamain Travel.
Kemudian, untuk pemberangkatan umrah Syawal 15 Mei 2022 hingga pemberangkatan (haji Furoda) pada musim haji mendatang.
Kabar menggembirakan bagi calon jemaah umrah dan haji, kini Kerajaan Arab Saudi (KSA) telah menghapus aturan pembatasan Covid-19 dan tidak lagi mewajibkan para jemaah untuk menjalani karantina atau menunjukkan hasil tes PCR saat kedatangan dan jarak sosial di dua masjid suci, yakni Masjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram Mekah. Namun, jemaah masih harus tetap mengenakan masker. (***)