PLUZ.ID, SINJAI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel merespon cepat penanganan jalan yang mengalami longsor pada ruas jalan batas Gowa-Tondong di Kabupaten Sinjai. Tepatnya di Lingkungan Hulo, Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai.
Jalan ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Gowa.
Dari laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sinjai, pada Minggu (8/5/2022), terjadi hujan deras, menyebabkan tanah pada lereng menjadi labil, sehingga mengakibatkan longsor dan membawa material berupa pohon, tanah, dan batu. Akibatnya, akses jalan menuju Kabupaten Gowa sempat terputus.
Kepala Dinas PUTR Provinsi Sulsel, Astina Abbas, mengatakan, jalan poros Sinjai-Malino ini, sudah mulai kembali dilalui masyarakat. Adapun, titik longsor pada Kilometer (Km) 121+150. Jalan ini pun di daerah pegunungan, sehingga rawan terjadi longsor.
“Alhamdulillah, kita sudah tangani dan menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan. Dan kurang dari 24 jam, kita sudah tangani atau pada Minggu malam sudah bisa kembali dilalui,” kata Astina, Selasa (10/5/2022).
Menurutnya, respon tanggap cepat ini menjadi arahan langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
“Tahun ini juga Bapak Gubernur mengalokasikan untuk penanganan pasca bencana pada ruas batas Gowa-Tondong senilai Rp1,5 miliar,” sebutnya. (***)