search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemkot Makassar Tingkatkan Penanggulangan Tuberkulosis Melalui DPPM

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 13 Mei 2022 18:00
WORKSHOP. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, yang juga Ketua FMS PET, Indira Jusuf Ismail (tengah), memberikan arahan pada workshop peningkatan kapasitas jejaring layanan DPPM Kota Makassar di Hotel Golden Tulip Makassar, Jumat (13/5/2022). foto: istimewa
WORKSHOP. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, yang juga Ketua FMS PET, Indira Jusuf Ismail (tengah), memberikan arahan pada workshop peningkatan kapasitas jejaring layanan DPPM Kota Makassar di Hotel Golden Tulip Makassar, Jumat (13/5/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Forum Multi Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis (FMS PET) bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar workshop peningkatan kapasitas jejaring layanan District-Based Public Private Mix (DPPM) Kota Makassar.

Workshop digelar di Hotel Golden Tulip Makassar, Jumat (13/05/2022), dan diikuti berbagai stakholder, diantaranya sektor pemerintahan, bidang usaha, bidang media, bidang komunitas, dan bidang akademisi.

DPPM ini sebagai salah satu strategi penanggulangan tuberkulosis dengan mewujudkan akses layanan yang bermutu.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, yang juga Ketua FMS PET, Indira Jusuf Ismail, menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh pihak, sehingga penurunan tuberkulosis di Kota Makassar cukup signifikan.

“Alhamdulillah, penurunan cukup signifikan, dan kita berharap dapat segera tereliminasi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin, menyampaikan, di 2019, Indonesia menempati urutan kedua tingkat penderita Tuberkulosis setelah India.

“District dibangun sebagai strategi kolaboratif dari publik-publik, antara NTP (The National Tuberculosis Control Program) dengan provider publik sektor lain, seperti Puskesmas, RSUD, lapas, dan rumah sakit Polri dan Militer,” ujarnya.

Tuberkulosis dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan segera diobati, sehingga dapat menurunkan kasus penyakit tuberkulosis untuk mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis 2030. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top