search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ketua MCM Pertanyakan Kewenangan DMI Lantik Pengurus ICDT Bulukumba

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 30 Juni 2022 21:54
Muh Zabir Ikbal. foto: istimewa
Muh Zabir Ikbal. foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Indonesia Kabupaten Bulukumba menyikapi polemik yang terjadi pada kepengurusan Masjid Islamic Center Dato Tiro (ICDT) Bulukumba. Dimana selain pengurus yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bulukumba, ada juga pengurus ICDT yang dikukuhkan Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bulukumba.

Terkait dualisme pengurus tersebut, Ketua MCM Indonesia Kabupaten Bulukumba, Muh Zabir Ikbal, angkat bicara.

Ia menyayangkan adanya pihak yang tiba-tiba membuat kepengurusan masjid versi DMI, padahal sejak ICDT terbangun pengurusnya selalu ditetapkan Bupati Bulukumba.

Menurutnya, ICDT adalah ikon Bulukumba, sehingga untuk menjaga dan mengangkat citra Bulukumba diperlukan kehadiran pemerintah sebagai ulil amri, apalagi kalau memang masjid ini, adalah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.

Zabir Ikbal mendukung dan membenarkan langkah Pemerintah Daerah (Pemda) yang bertujuan memakmurkan masjid dan menjaga wibawa masjid ICDT sebagai ikon Bulukumba.

“Kami mengetuk hati paling dalam kita semua untuk senantiasa mengedepankan budaya Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge,” ungkap Zabir Ikbal, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, keputusan pemda tidak memiliki unsur politik di dalamnya hanya opini yang menggiring kepada isu politik.

Justru Zabir Ikbal mempertanyakan kapasitas Andi Muttamar yang mengaku, sebagai Ketua DMI, namun belum ada SK-nya dari DMI Provinsi Sulsel.

“Kita mau tahu sejauh mana Andi Muttamar mengklaim dirinya sebagai Ketua DMI lalu bikin gaduh di ICDT. Bisakah orang yang tidak memiliki legalitas sebagai pengurus mengeluarkan kebijakan atas nama organisasi itu?,” kata Zabir Ikbal yang mempertanyakan legalitas Andi Muttamar sebagai Ketua DMI Bulukumba.

Terpisah Kepala Badan Kesbangpol, Ahmad Arfan, juga mempertanyakan keabsahan kepengurusan Andi Muttamar sebagai Ketua DMI Bulukumba, karena dokumen SK yang dilaporkan ke Kesbangpol Kabupaten Bulukumba sebagai pelaksanaan dari pasal 9 PP nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, telah berakhir pada 23 Desember 2021.

“Kalau memang sudah memiliki SK, maka kami berharap, agar segera menyampaikan SK kepengurusan terbaru dilengkapi dengan berita acara pelantikan atau pengukuhan,” ungkapnya.

Dalam statusnya sebagai organisasi kemasyarakatan, lanjut Arfan, pihaknya mempertanyakan kewenangan yang dimiliki Pengurus Daerah DMI Kabupaten Bulukumba dalam melakukan pengukuhan pengurus masjid ICDT yang tercatat sebagai aset pemerintah daerah. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top