search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wawali Makassar Ingatkan Camat dan Lurah Sukseskan Makassar Zero Stunting 2024

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 30 Juni 2022 09:00
Fatmawati Rusdi. foto: istimewa
Fatmawati Rusdi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, mengingatkan perlunya koordinasi serta kebersamaan seluruh multi sektor dalam penanganan stunting, karena menjadi perhatian dari pemerintah pusat.

Hal tersebut diutarakan Fatmawati saat kembali menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rembuk Stunting 3 di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Makassar, Rabu (29/6/2022).

“Kenapa saya mengundang, karena kita butuh koordinasi dan kebersamaan, masalah prevalensi stunting adalah pekerjaan rumah kita, yang harus terselesaikan. Pentingnya peran masing-masing stakeholder membawa Makassar Zero Stunting di 2024,” ucap Fatma di hadapan camat dan lurah yang hadir.

Fatmawati mengatakan, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, Makassar adalah kota yang paling rendah stuntingnya.

“Kita bersyukur dari 24 kabupaten/kota, Makassar adalah yang terendah stuntingnya. Selama satu tahun lebih kepemimpinan Pak Wali (Wali Kota) bersama saya, stunting menjadi salah satu perhatian serius kami,” ujar Fatma.

Walaupun begitu Fatmawati meminta, seluruh multi sektor yang terlibat di dalamnya untuk mengupdate data data kasus stunting di wilayahnya.

“Saya minta update data dulu kasus stunting ini, yang mana dikategorikan kurang gizi, yang mana betul betul masuk kategori stunting,” bebernya.

Selanjutnya, kata Fatma, langkah kongkret dilakukan menangani stunting, yakni dengan melalui 24 program strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Langkah kongkret pemkot dari 24 program strategis kami itu, salah satunya adalah perkuatan imunitas untuk semuanya lalu ada program Jagai Anakta’,” tuturnya lagi.

Di 2023 nanti, kata Fatma, Pemkot Makassar akan mengelontorkan anggaran Rp50 juta di masing-masing kelurahan yang akan digunakan sebagai promotif dan edukasi menangani kasus stunting.

“Ini merupakan bukti keseriusan kami dari Pemerintah Kota Makassar untuk menangani kasus stunting yang terjadi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya, Wawali Makassar berkunjungan ke rumah keluarga stunting (Gerebek Stunting) di Kelurahan Mandala, Kecamatan Mamajang bersama Asisten ll Pemkot Makassar Rusmayani Madjid, dan Dandim 1408/BS Makassar Letkol Inf Nurman Syahreda dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIX Tahun 2022 yang diadakan BKKBN Provinsi Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top