Orang Tua Korban Pengeroyokan di Gowa Soroti Lambannya Penanganan Kepolisian
PLUZ.ID, GOWA – Orang tua siswa korban pengeroyakan di Kabupaten Gowa, Nurbaya, menyoroti lambannya kinerja penyidik Polres Gowa. Sejumlah terduga pelaku pengeroyokan masih bebas berkeliaran.
“Hingga saat ini tindakan penyidik belum ada, khusus kepada pelaku, pelaku masih bebas berkeliaran. Padahal, ini kasus pengeroyakan yang mengakibatkan anak saya (Rdt, inisial) mengalami luka-luka pendarahan,” kata Nurbaya, Jumat (1/7/2022).
Nurbaya menceritakan, anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Barombong, Kabupaten Gowa, mengalami pengeroyokan dalam lingkungan sekolahnya yang dilakukan sekelompok anak yang berseragam Sekolah Menengah Atas (SMA), Kamis (23/6/2022) lalu.
“Pagi itu korban sementara latihan Paskibraka di lapangan tiba-tiba didatangi enam orang pelajar berseragam SMA, dua pelajar SMA tersebut melakukan pengeroyokan terhadap korban,” bebernya.
Nurbaya mengatakan, setelah mendapatkan pengeroyokan anaknya lari ke ruang guru bermaksud untuk mendapatkan perlindungan, tapi ternyata kedua pelajar SMA tersebut masih melakukan pengeroyokan terhadap korban yang mengakibatkan hidungnya berdarah.
Atas kasus ini, Nurbaya melaporkan dengan harapan mendapatkan keadilan dari Kepolisian, Polres Gowa, tetapi hingga saat ini tidak ada perkembangan.
“Saya meminta kepada pihak Kepolisian Resort Gowa segera menahan pelaku pengeroyakan,” jelasnya..
Diketahui laporan ke Polres Gowa dengan Nomer STTLP: 809:VI/2022/SULSEL/RES GOWA/SPKT. Sementara, pihak penyidik Polres Gowa yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. (***)