search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tingkatkan PAD Makassar, Bapenda Pasang CCTV di Restoran dan Rumah Makan

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 02 Juli 2022 12:00
KAMERA PENGAWAS. Bapenda Kota Makassar memasang kamera pengawas atau CCTV di restoran dan rumah makan. foto: istimewa
KAMERA PENGAWAS. Bapenda Kota Makassar memasang kamera pengawas atau CCTV di restoran dan rumah makan. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar memasang kamera pengawas atau CCTV di restoran dan rumah makan. Ini dilakukan untuk memastikan untuk menghindari kebocoran pajak daerah.

“Kita melakukan pemantauan melalui CCTV ini, untuk memastikan pajak tidak mengalami kebocoran,” kata Hariman, Kepala Bidang Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Kota Makassar, dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Hariman menjelaskan, ada 1.200 wajib pajak restoran di Makassar. Pihaknya juga menyebar tim uji petik memantau pengunjung yang datang berbelanja.

“Kita cocokan data minimal ada data pembanding berapa mereka laporkan dan sistem online. Berapa yang dia setor berapa pengunjung per hari kita lihat,” jelasnya.

Saat ini ada 31 tim uji petik Bapenda Makassar melakukan pengawasan ke sejumlah rumah makan dan restoran. Hasilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar mengalami kenaikan.

“Di omzet laporan perhari dicocokan dengan jumlah data termasuk uji petik kita ada yang dicurigai kita pasang orang di situ,” paparnya.

“Dua pekan lalu ada 20 itu ada kenaikan uji petik itu ada ratusan juta,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Hamid Paggara, mengatakan, pemasangan CCTV sebagai upaya untuk meningkatkan PAD pajak di Makassar.

“Kami bersepakat untuk memasangkan CCTV. Yang pertama untuk melihat jumlah pengunjung yang datang, apakah sesuai dengan pajak yang mereka bayarkan,” kata Firman.

Ada empat restoran saat ini yang dilakukan pemasangan CCTV sebagai tahap awal. Mulai dari warung Pallubasa hingga rumah makan mie kering.

“Tempat-tempat restoran dan rumah makan di Kota Makassar merupakan salah satu langkah awal yang pernah digaungkan Wali Kota Makassar dengan mengantisipasi kebocoran PAD utamanya di restoran,” jelasnya.

Firman menegaskan, CCTV juga dilakukan untuk memantau protokol kesehatan. Mengigat program Makassar Recover masih terus dijalankan.

“Kebetulan itu hari saya koordinator adaptasi sosial. Salah satu fungsinya untuk masyarakat walaupun setelah pandemi ini, tetap menegakkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top