search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

UIM-Disbudpar Sulsel Sepakat Sinergi Pengembangan Desa Wisata

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 04 Agustus 2022 10:00
UIM. Rektor UIM Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain MSi didampingi Kabag Humas dan Kerja Sama UIM Dr Wachyudi Muchsin SH MKes (tengah). UIM dan Disbudpar Provinsi Sulsel menandatangani sinergi strategis pengembangan Desa Wisata di Sulsel. foto: istimewa
UIM. Rektor UIM Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain MSi didampingi Kabag Humas dan Kerja Sama UIM Dr Wachyudi Muchsin SH MKes (tengah). UIM dan Disbudpar Provinsi Sulsel menandatangani sinergi strategis pengembangan Desa Wisata di Sulsel. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) dan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Provinsi Sulsel menandatangani sinergi strategis pengembangan Desa Wisata di Sulsel.

Kerja sama ini ditandatangani Rektor UIM Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain MSi bersama Kepala Disbudpar Provinsi Sulsel Prof Muhammad Jufri pada kegiatan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Perguruan Tinggi Swasta Lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultanbatara dengan Disbudpar Provinsi Sulsel di Aula LLDikti IX, Jl Bung, Kota Makassar, Rabu (3/8/2022).

Majdah mengatakan, kerja sama antara UIM dan Disbudpar Provinsi Sulsel dalam bingkai implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program Kuliah Kerja Nyata (KKN)/Praktek Kerja Lapangan Tematik Desa Wisata di Sulsel.

“Tentunya kerja sama ini hal yang baik bagi UIM dan masyarakat Sulsel khususnya di 465 Desa Wisata yang telah ditetapkan Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sulsel,” jelasnya.

Majdah mengatakan, bagi UIM KKN Tematik bukan hal baru, karena Kampus Qur’ani Kampus Islami Aswaja An Nahdliyah ini, juga telah melaksanakan KKN Tematik terkait menanggulangan Covid-19 selama pandemi terjadi.

“Jadi kolaborasi kebaikan melalui pelaksanaan KKN maupun praktek kerja lapangan telah UIM lebih dulu realisasikan untuk implementasi MBKM dan Tridarma Perguruan Tinggi,” rinci Ketua Muslimat NU Sulsel ini.

Sebelumnya, Prof Muhammad Jufri mengapresiasi respon positif dari sejumlah perguruan tinggi swasta, termasuk UIM, yang bekerja sama dengan pihaknya untuk pengembangan sektor pariwisata khususnya melalui program Desa Wisata.

“Adaptasi, inovasi, dan kolaborasi merupakan tiga keniscayaan untuk kemajuan bersama,” ujarJufri di hadapan Rektor dan Ketua Sekolah Tinggi se-Sulsel, Barat, dan Tenggara.

Sementara, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Andi Lukman, menjelaskan, KKN Tematik Desa Wisata merupakan program yang bertalian langsung dengan MBKM, salah satu program prioritas Kemendikbud Ristek RI (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia).

“Tentunya juga sejalan dengan program strategis Kemenparekraf/Baparekraf RI (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), yakni pengembangan Desa Wisata sebagai destinasi tujuan wisata yang potensial bagi wisatawan,” tuturnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top