search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Gubernur Sulsel Optimistis Pelaksanaan APBD 2022 Capai Target, Harap Pendampingan Kemendagri Geliatkan Ekonomi

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 05 Agustus 2022 12:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 di Lingkungan Provinsi, Kota, dan Kabupaten Se-Sulsel yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Diketahui, Kemendagri diwakili Inspektorat Jenderal (Itjen) IV, Arsan Latif, melakukan pengawasan penyelenggaraan
Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2022 di Provinsi Sulsel. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021 tentang Perencanaan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2022 serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 700-049 Tahun 2022 tentang Rencana Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

“Kami menyambut baik kebijakan Bapak Mendagri untuk menugaskan Tim Kemendagri yang dihadiri oleh Arsan Latif selaku Inspektur IV Itjen kemendagri dan pejabat dari Ditjen Bina Keuangan Daerah untuk melakukan monitoring dan asistensi penyerapan APBD 2022 baik Provinsi Sulsel maupun Kabupaten/Kota se-Sulsel,” ungkap Andi Sudirman, Kamis (4/8/2022).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berkomitmen serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 dapat digunakan secara optimal.

“Alhamdulillah, rencana target penyerapan yang disepakati untuk Agustus rata-rata 52,55 persen dan September rata-rata 66,31 persen. Insya Allah, kegiatan monitoring dan asistensi yang telah dilakukan tim Itjen Kemendagri bisa berdampak positif bagi pergerakan perekonomian di Sulsel secara keseluruhan,” jelasnya.

“Hasil kesepakatan yang telah dirumuskan secara bersama menjadi dokumen yang akan kita jadikan bahan untuk melakukan pemantauan pelaksanaan penyerapan APBD termasuk peningkatan penggunaan produksi dalam negeri,” tambahnya.

Sebelumnya, Arsan Latif mengatakan, Inspektorat Jendral Kemendagri bersama pemerintah provinsi mengambil langkah untuk mendorong penyerapan APBD untuk lebih optimal, sehingga efek positifnya dapat dirasakan masyarakat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top