
PLUZ.ID, MAKASSAR – Pengukuhan dan pelantikan 70-an pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel periode 2022-2026 digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (10/8/2022) malam.
Yasir Susanto Machmud dilantik sebagai Ketua KONI Sulsel bersama 70 pengurus lainnya oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman.
Acara ini juga dimanfaatkan KONI Sulsel meluncurkan logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVII 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai.
Adapun, gambar logo Porprov Sulsel XVII 2022 memadukan dua ikon dari Kabupaten Sinjai, yakni gambar kuda dan gambar perahu khas Kabupaten Bulukumba.
Launching ini, berlangsung semarak, karena diwarnai atraksi atlet dari cabang olahraga andalan sulsel, seperti karate, silat, dansa, dan lainnya.
Ketua KONI Sulsel Yasir Susanto Machmud, yang bersama jajaran pengurusnya dilantik dan dikukuhkan langsung Ketua Umum KONI Pusat Letjend (Purn) Marciano Norman menargetkan bisa masuk peringkat lima besar nasional pada PON Aceh-Sumatera Utara mendatang.
Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja keras dan mempersiapkan atlet dengan baik untuk meraih target itu.
“Ini menjadi harapan kita semua, dan akan terus berusaha meraih target lima besar ini. Dan tentunya dengan dukungan Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sulsel,” katanya.
Yasir mengatakan, untuk mempersiapkan atlet tersebut ada agenda besar yang akan digelar dalam waktu dekat, yakni Porprov Sulsel.
“Ini salah satu ajang untuk mempersiapkan atlet terbaik kita agar bisa bersaing di Pra PON nanti,” ungkapnya.
Pada pelantikan pengurus KONI Sulsel ini, selain dihadiri bebeberapa tokoh masyarakat Sulsel, hadir pula Ketua Dewan Kehormatan KONI Sulsel Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, mengatakan, untuk meraih prestasi memang dibutuhkan kolaborasi KONI Sulsel dengan Pempeov Sulsel.
“Saat PON Papua lalu, Pak Gubernur ini selalu hadir di Papua. Itu bukti dukungan pemerintah untuk para atlet Sulsel,” katanya.
Marciano mengatakan, prestasi KONI Sulsel di PON Papua sangat luar biasa, karena berada di posisi ke-11 klasemen. Tentu hal ini harus dipertahankan dan bisa ditingkatkan lagi.
“Prestasi yang lebih baik bisa diraih dengan kebersamaan para pengurusnya termasuk dukungan pemerintah,” katanya.
Untuk pengembangan olahraga, kata dia, semua harus merujuk pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Dan itu peran dari KONI pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, yang mempersiapkan atlet,” katanya.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, Pemprov Sulsel akan terus mendukung pengembangan olahraga. Hanya saja memang dibutuhkan olahraga ini, menjadi industri.
“Makanya pengurus baru ini kita akan ajak apa yang menjadi kebijakan strategisnya agar bisa mengembangkan olahraga di Sulsel,” katanya.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga sudah memanggil jajarannya untuk meninjau izin perusahaan yang beroperasi di Sulsel agar memperhatikan olahraga.
“Karena kalau tidak bisa saja izinnya kita evaluasi. Ini salah satu komitmen perhatian terhadap olahraga,” ungkapnya. (***)