search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perumda Air Minum Makassar Koordinasi dengan Pengelola IPAL Losari

doelbeckz - Pluz.id Senin, 15 Agustus 2022 22:38
BAHAS IPAL. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, mengumpulkan seluruh elemen terkait dalam rapat koordinasi kelembagaan pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Senin (15/8/2022). foto: istimewa
BAHAS IPAL. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, mengumpulkan seluruh elemen terkait dalam rapat koordinasi kelembagaan pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Senin (15/8/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksanaan pekerjaan pemasangan jalur saluran air limbah atau dikenal dengan nama program Metropolitan Sanitation Management Investmen Project Kota Makassar yang merupakan program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Pemkot Makassar melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Muh Ansar, mengumpulkan seluruh elemen terkait dalam rapat koordinasi kelembagaan pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Senin (15/8/2022).

Ansar meminta agar semua pihak segera melakukan koordinasi intens dan mengatur pembagian tugas dalam tim.

“Semua harus masuk dalam tim dan musyawarahkan agar semua terakomodasi dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga target peningkatan pelayanan air limbah domestik dengan sistem terpusat pada kawasan perkotaan dapat tercapai,” ujar Ansar.

Perumda Air Minum Kota Makassar yang dalam hal ini diwakili Direktur Air Limbah, Aiman Adnan, turut hadir dalam rapat ini.

Rapat koordinasi ini, banyak membahas perihal pembagian tugas masing-masing lembaga dalam keterlibatan selaku pengelola air limbah.

“Jadi, di PDAM (Perumda Air Minum Kota Makassar) sendiri keterlibatan dalam pengelolaan air limbah adalah hal baru, karena ini adalah perintah dari Bapak Wali Kota Makassar, maka kami siap berkoordinasi secara intens dengan lembaga terkait dan sudah menjadi tanggung jawab bagaimana kami berperan penting dalam pengelolaan air limbah agar menjadi air bersih yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” ucap Aiman.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan, siap menjalankan perintah Wali Kota Makassar.

“Kami siap menjalankan perintah dari Pak Wali, dikarenakan ini merupakan pembagian tugas, maka kami siap berkoordinasi secara baik dan intens kepada pihak-pihak terkait agar harapan pemanfaatan air limbah dapat tercapai dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar nantinya,” ucap Zuhaelsi.

PPK Sanitasi PPPWII Provinsi Sulsel yang diwakili Setia Dinoor mengharapkan agar Perumda Air Minum Kota Makassar dan UPT Pengelolaan Air Limbah segera mempersiapkan personel untuk proses pembelajaran.

“Jadi harapan kami setelah pertemuan ini, pihak Perumda Air Minum Kota Makassar dan UPT Pengelolaan Air Limbah dapat segera mengirimkan personel untuk studi tata kelola air limbah agar setelah penyerahan tanggung jawab secara penuh semua bisa langsung bekerja, namun dengan catatan personel tadi jangan dipindah-pindahkan,” kata Setia.

Kepala UPTD Air Limbah Dinas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, mengatakan, pihaknya memang sudah mulai menjejaki komunikasi dengan Direktur Limbah Perumda Air Minum Kota Makassar dan beberapa pejabatnya untuk menyatukan persepsi dan langkah apa yang akan ditempuh ke depan.

“Insya Allah, semua akan berjalan baik selama terus berkoordinasi,” ungkap Hamka.

Pertemuan yang dipimpin Sekda Kota Makassar ini, juga dihadiri beberapa lembaga, seperti Kepala UPT Air Limbah, BPKAD Kota Makassar, Bappeda Kota Makassar, Bagian Organisasi Kota Makassar, Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, dan berbagai pihak terkait lainnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top