Tim Massikola Selamatkan Anak Putus Sekolah di Maccini Gusung
PLUZ.ID, MAKASSAR – Upaya Founder Massikola, dr Udin Shaputra Malik, untuk menyelamatkan anak yang putus sekolah di Kota Makassar kian nyata.
Hal tersebut terlihat saat ia bersama Tim Relawan Massikola dan Lurah Maccini Gusung, Muhammad Aris, menjemput anak-anak di Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, untuk kembali ke sekolah, Kamis (24/8/2022).
Ada tiga anak yang dikembalikan ke sekolah agar bisa terus melanjutkan pendidikan. Mereka adalah Novi Lestari, Dhani, dan Habib.
Tim Massikola akronim dari Makassar Siap Sekolah, menjemput Novi Lestari di rumahnya dan dibawa ke sekolah yang lama di UPT SPF SDI Bawakaraeng.
Saat di rumah, dr Udin beserta rombongan bertemu dengan Novi dan kakeknya. Sang kakek bercerita tentang situasi yang dialami.
Ia juga mengaku, sulit membiayai kakak Novi yang akan bersekolah di tingkat SMA.
Novi merasa senang bisa kembali ke sekolah dan melanjutkan cita-citanya menjadi seorang dokter setelah berhenti, karena persoalan ekonomi yang dihadapi kakeknya.
Dari hasil kesepakatan dengan pihak UPT SPF SDI Bawakaraeng, Novi bisa kembali masuk sekolah 26 Agustus 2022.
Sedangkan, Dhani dan Habib dibawa Tim Massikola ke SDI KIP Maccini. Dhani merupakan siswa yang terdaftar dua tahun lalu di SDI KIP Maccini.
Namun, karena tidak pernah masuk selama masa pandemi Covid-19 dan dikategorikan Anak Putus Sekolah (APS). Diperkirakan Dhani seharusnya sudah Kelas 3 SD.
Adapun Habib adalah Anak Tidak Sekolah (ATS) yang sejak awal ingin mendaftar sekolah, namun tidak bisa melanjutkan, karena terkendala biaya masuk.
Tim Massikola menjanjikan Habib masuk ke sekolah dengan syarat membawa data-data pribadi untuk bisa langsung kembali bersekolah.
“Kami mengantarkan anak ini kembali bersekolah sebagai niatan awal untuk membantu masa depan kita akan terjaga oleh anak-anak ini,” kata dr Udin.
Tidak hanya sekedar mengembalikan ke sekolah, Novi beserta anak-anak lainnya juga akan dibina Tim Massikola dalam hal pengembangan keterampilan.
“Ke depan proses belajar dan pengembangan keterampilannya akan kami dampingi melalui kontainer Makassar Recover,” tuturnya.
Sementara, Lurah Maccini Gusung, Muhammad Aris, meminta pihak kelurahan, RT/RW untuk terus memantau dan membantu penanganan anak putus sekolah di wilayahnya masing-masing.
“Karena ini demi menjalankan program Wali Kota Makassar semua anak harus sekolah,” tutupnya. (***)