PLUZ.ID, TAKALAR – Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, Dosen Universitas Bosowa (Unibos), Jufriadi, bersama Mussawir, Rahmawati Rahman, dan Rudi Latief serta mahasiswa Unibos melakukan program pengembangan desa mitra di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar.
Pengabdian kepada masyarakat ini, merupakan kegiatan yang diperuntukan untuk Industri Rumah Tangga (IRT) desa mitra yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (8-9/08/2022).
Kegiatan ini diperuntukan dengan tujuan untuk mewujudkan usaha kecil rumah tangga dalam memanfaatkan potensi yang ada di desa (rumput laut, kepiting rajungan, ubi jalar, ubi kayu, dan daun kelor) yang merupakan hasil nelayan di desa dan berdampak pada meningkatkan penghasilan tambahan dengan membentuk 15 mitra desa yang ada di lima dusun untuk pengembangan home industri khususnya.
Target sasaran kegiatan ini, yaitu masyarakat pesisir atau nelayan yang ada di Desa Laguruda.
Beberapa proses dan tahapan kegiatan yang dilakukan termasuk membuat produk kripik rumput laut, kripik kepiting rajungan, keripik daun kelor, keripik ubi kayu dan keripik ubi jalar, dan cairan pencuci piring, detergen dan cairan pewangi pakaian.
Jufriadi mengungkapkan, antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini, sangat besar dalam mengikuti Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang difasilitas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan LPPM Unibos serta Pemerintah Desa Laguruda, Kabupaten Takalar.
Kegiatan ini sempat dihadiri Camat Sanrobone, Asraruddin Muis dan sangat mengapresiasi kegiatan PPDM.
Koordinator Mitra Desa Laguruda, Kurniadi, menuturkan, beberapa tanggapannya terkait pelaksanaan kegiatan ini.
“Kehadiran PPDM di Desa Laguruda dapat memotivasi pemuda dan ibu-ibu dalam membuka usaha rumahan dan memberikan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran tim LPPM Unibos di Desa Laguruda. Kami sangat terbantu untuk bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan pemahaman tentang mitigasi bencana pada daerah pesisir. Apalagi, di tahun ketiga ini, lebih menyentuh masyarakat dengan hadir rumah industri yang dikelola mitra desa yang semakin bertambah,” tuturnya. (***)