search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sulsel Pemasok Beras Terbesar Beras di Indonesia

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 25 September 2022 12:00
PEDULI PETANI. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf berjalan di tengah sawah di Kabupaten Bulukumba, beberapa waktu lalu. Pemprov Sulsel memberikan bantuan benih gratis yang unggul melalui program Mandiri Benih. foto: istimewa
PEDULI PETANI. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf berjalan di tengah sawah di Kabupaten Bulukumba, beberapa waktu lalu. Pemprov Sulsel memberikan bantuan benih gratis yang unggul melalui program Mandiri Benih. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Provinsi Sulsel hingga September 2022 telah memasok kebutuhan beras di luar Sulsel sekitar 120 ribu ton. Angka ini, menempatkan Sulsel sebagai pemasok kebutuhan beras terbesar di Indonesia.

“Alhamdulillah, kita masih tetap konsisten sebagai pemasok beras terbesar nasional,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel, Minggu (25/9/2022).

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Wilayah Sulselbar, Bakhtiar AS, menyampaikan, Sulsel telah menyuplai beras ke wilayah DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta beberapa daerah lainnya.

“Wilayah-wilayah tersebut yang diisi beras dari Sulsel,” sebutnya.

Selain Sulsel, daerah lainnya yang jadi pemasok beras di Indonesia saat ini, yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, Lampung, dan Sumsel.

“Beras asal Sulsel yang dipasok ke Bulog Nasional itu sebanyak 120 ribu ton. Namun, jumlah itu hanya melalui Bulog saja, belum pasokan yang dilakukan pelaku-pelaku usaha beras yang ada di Sulsel,” jelasnya.

Bakhtiar menambahkan, Sulsel akan melanjutkan untuk menyuplai kebutuhan daerah lain hingga akhir tahun.

“Dilanjutkan hingga akhir tahun. Dan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang sudah memberikan support dalam rangka menjadikan Sulsel sebagai sentra produksi beras terbesar di Kawasan Timur Indonesia,” sebutnya.

Adapun stok beras Sulsel yang ada di Bulog tambahnya mencapai 130.000 ton lebih dan masih cukup sampai dengan akhir tahun.

“Sampai hari ini masih ada sekitar 130 ribu ton lebih dan terus betambah. Karena kami terus malakukan pembelian beras petani untuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP),” sebutnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, menyebutkan, jumlah beras yang besar tersebut merupakan konstribusi yang sudah mulai terlihat dari Program Mandiri Benih yang diinisiasi Gubernur Sulsel.

“Program ini sudah mulai kelihatan hasilnya dan kita berharap ini bisa berlangsung dan kita dapat menjaga kesediaan stok pangan sampai panen berikutnya,” jelas Ashari. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top