UKW PWI Sulsel Angkatan Ke-26 Diikuti 28 Peserta

PLUZ.ID, MAKASSAR – Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel angkatan Ke-26 2022 resmi dibuka.

Diikuti sebanyak 28 peserta yang datang dari berbagai daerah yang berlangsung di Hotel Grand Town Makassar, Senin-Selasa (24-25/10/2022).

Perwakilan Dewan Pers, Ainur Rohim, menyampaikan, UKW merupakan batu loncatan untuk para wartawan agar bisa bersaing dengan kekuatan media sosial yang sekarang ini, berdiri berhadap-hadapan dengan media massa. Persaingannya bisa dikatakan cukup keras.

“Kita sekarang memasuki era distrupser. Ada yang mengatakan antara media massa dengan media sosial itu, berdiri di kutub yang saling berhadap-hadapan, sehingga yang muncul itu adalah kontestasi,” ujar Ainur dalam pembukaan UKW PWI Sulsel Angkatan Ke-26 2022 di Hotel Grand Town Makassar, Senin (24/10/2022).

Air, sapaan akrab Ainur Rohim, mengatakan, meski bersaing, tapi ada juga yang mengatakan, media massa sejatinya bisa berkolaborasi ataupun bersinergi dengan media sosial. Terpenting adalah bagaimana penyajian informasi menjadi sebuah berita harus diperhatikan.

“Di dunia media massa ada syarat penting yang harus dipenuhi, harus sudah terverifikasi dan terkonfirmasi, sehingga ketika berita itu mengandung konflik, syaratnya tetap terpenuhi,” jelasnya.

Air berpandangan, sekarang ini masyarakat secara umum sebenarnya bisa menjadi wartawan, apalagi di media sosial. Hanya media informasi yang disajikan melalui media sosial jelas tidak terverifikasi dan terkonfirmasi.

Melalui UKW, kata Air, wartawan media massa akan diajari bagaimana memberikan informasi sehat kepada masyarakat, tidak seperti di media sosial.

“Itu yang penting. Harus jelas perbedaan kita wartawan media massa dengan mereka di media sosial,” jelasnya.

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Provinsi Sulsel, Suwardi Thahir, mengatakan, UKW ini menjadi sangat penting saat ini. UKW yang dahulunya dianggap sepele kini menjadi bagian aturan pemerintah.

“Artinya, teman-teman yang masih mengatakan UKW itu tidak penting, maka nantinya akan terbentur dengan dengan aturan-aturan pemerintah ke depan,” katanya.

Suwardi mengatakan, uji kompetensi ini, juga sangat penting, karena itu bisa menjadi tameng ketika ada masalah hukum terkait pemberitaan. Melindungi perusahan dan wartawan itu sendiri.

“Itulah pentingnya melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini,” jelas Suwardi saat membuka UKW PWI Provinsi Sulsel Ke-26 2022. (***)

Berita Terkait
Baca Juga