MIF 2022, Korea Selatan Lirik LRT Makassar
PLUZ.ID, MAKASSAR – Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, terus menarik minat investor asing.
Salah satunya Korea Selatan yang berencana akan melakukan ekspansi kerja sama di Indonesia dengan menyasar Kota Makassar, setelah Jakarta dan Surabaya di bidang transportasi publik.
Hal itu disampaikan Director General Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) Junsung Kim saat melakukan one on one meeting dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (8/11/2022).
Meeting ini merupakan rangkaian kegiatan Makassar Investment Forum (MIF) 2022 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, 8-9 November 2022.
Junsung Kim mengatakan, Korea Selatan siap membantu Indonesia membangun Light Rail Transit (LRT) atau Kereta Api Ringan sebagai sistem transportasi publik. Apalagi, Indonesia dan Korea Selatan merupakan rekan bisnis.
Sehingga delegasi Korea Selatan melirik rencana pembangunan LRT Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto.
“Korea Selatan tertarik membawa rekan-rekan industri dari Korea untuk berinvestasi di Indonesia membangun LRT dan infrastruktur lainnya. Rencananya, ekspansi mereka ingin berkolaborasi dengan kota-kota lain selain Jakarta dan Surabaya. Salah satunya Kota Makassar,” kata Junsung Kim.
Bahkan, kata dia, Korea Selatan siap membantu pemerintah kota mulai dari tahap development plan, yaitu rencana pengembangan dari tahap awal, eksekusi sampai selesai.
Usai pertemuan dengan Pemkot Makassar, pihaknya akan melapor ke Pemerintah Korea terkait dengan proyek LRT, ataupun proyek lainnya.
“Kita juga akan berkomunikasi dengan perusahaan besar yang terdaftar di Korea supaya mereka terlibat langsung pada proyek ini dan melihat siapa yang tertarik, dan tentunya mereka akan mengajukan (jika diperlukan biaya) supaya bisa mensupport rencana pengembangan dari awal,” tuturnya.
Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, LRT merupakan salah satu proyek strategis Kota Makassar yang akan diadakan melalui sistem investasi.
“Tadi dari Korea itu mereka akan membuat LRT kita, dan inilah bukti Makassar menuju kota dunia, karena semua datang kemari dan mau kerja sama,” tuturnya.
Bahkan, kata Danny, Korea Selatan siap membuat Feasibility Study (FS) rencana pembangunan LRT Kota Makassar.
“Ini menarik, karena Korea akan membuat LRT kita, FS gratis ia bikinkan,” tutupnya.
Dalam meeting tersebut turut mendampingi Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Makassar Ismawaty Nur dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Firman Hamid Pagarra.
Termasuk Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Zulkifli Nanda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aryati Puspasari Abadi, dan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Evi Aprialty. (***)