search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Cek Meteran Pelanggan, Direksi Perumda Air Minum Makassar Temukan Kejanggalan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 21 Desember 2022 19:07
CEK METERAN. Direktur IPAL Perumda Air Minum Kota Makassar, Ayman Adnan, saat berkunjung ke pelanggan yang berada di wilayah pelayanan I atau Utara Kota Makassar. foto: istimewa
CEK METERAN. Direktur IPAL Perumda Air Minum Kota Makassar, Ayman Adnan, saat berkunjung ke pelanggan yang berada di wilayah pelayanan I atau Utara Kota Makassar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar kembali turun serentak ke lapangan untuk melakukan pembacaan meteran air pelanggan, Rabu (21/12/2022).

Pada momen ini, para direksi juga berkesempatan untuk melihat kelayakan kondisi meteran air pelanggan, khususnya meteran ukuran diameter besar dengan pemakaian nol atau nihil yang dipergunakan kegiatan industri.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar dan Direktur IPAL Ayman Adnan berkunjung ke pelanggan yang berada di wilayah pelayanan I atau Utara Kota Makassar, sementara Direktur Umum Indira Mulyasari dan Direktur Keuangan Satriani Ulfah di wilayah pelayanan II di Timur Kota Makassar.

Seperti dilakukan Direktur IPAL yang berkunjung ke wilayah sekitaran pelabuhan, ditemukan beberapa industri yang tidak menggunakan air Perumda Air Minum Kota Makassar sebagai penunjang untuk menjalankan usahanya.

“Jadi banyak tempat-tempat usaha yang kita temui tidak menggunakan air Perumda Air Minum Kota Makassar, tapi menggunakan air tanah sebagai penunjang usaha mereka seperti usaha perhotelan dan lainnya,” ungkap Ayman.

Menindak lanjuti hal tersebut, Ayman berjanji akan melaporkan hal tersebut ke Bapenda Kota Makassar.

“Tentu temuan ini akan kami laporkan ke pihak terkait, yaitu Bapenda, karena ada kepentingan dalam hal tersebut, kami tidak mau meteran Perumda Air Minum Kota Makassar hanya dijadikan kedok saja atau pajangan,” katanya.

Selain itu, ada beberapa obyek sesuai database hasil baca meter malah tidak menggunakan air sama sekali atau pemakaian nihil (0), sementara meteran yang terpasang berdiameter besar.

“Ini sangat janggal, masa meteran besar, tapi tidak pakai air,” terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa pelanggan industri mengatakan, air yang mereka gunakan adalah air tanah.

“Nah, ini yang akan kita tertibkan, kalau memang tidak pakai air Perumda Air Minum Kota Makassar, maka kami akan menutup permanen dan akan kami umumkan ke publik seluruh obyek yang tidak menggunakan air Perumda Air Minum Kota Makassar dalam menunjang usahanya, sehingga tidak ada lagi kedok,” bebernya.

“Itulah gunanya kami sering-sering turun ke lapangan, selain pokok agenda pembacaan meter, kita juga mengecek kondisi pelayanan kita di masyarakat,” tambah Ayman. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top