search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Mutasi Pejabat Pemprov Sulsel Dinilai Wajar, Prof Armin: Tak Ada Hubungannya Pilgub 2024

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 04 Januari 2023 14:51
Prof Armin Arsyad. foto: istimewa
Prof Armin Arsyad. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Armin Arsyad, yang juga pengamat politik pemerintahan, menilai, pelantikan atau mutasi pejabat eselon II dan III dalam lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, belum lama ini, adalah hal yang lumrah dan sesuai dengan kebutuhan eksisting organisasi lingkup Pemprov Sulsel.

“Dalam pemerintahan itu ada namanya mutasi sesuai dengan kebutuhan. Dan kebutuhan itu bisa dipenuhi dengan person yang telah diseleksi memang kompetensinya,” ujar Prof Armin Arsyad, Selasa (3/1/2023).

Armin mengatakan, rombakan kabinet yang dilakukan dengan melakukan mutasi sepuluh pejabat pratama adalah hal biasa tak ada hubungannya dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel atau gelar politik lainnya 2024 mendatang.

“Masih lama ini pilkada, jangan terlalu berprasangka buruk. Kalau saya melihat ini murni untuk kepentingan kinerja organisasi Pemprov Sulsel,” ujarnya.

Pernyataan Prof Armin ini, mencuat saat dimintai tanggapannya setelah muncul sejumlah opini di masyarakat bahwa jelang Pilgub Sulsel, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan perombakan kabinet untuk melancarkan proses gelaran atau hajatan politik dirinya ke depan.

“Saya berkali kali baca di media bahwa Andi Sudirman itu selalu mengedepankan kinerja dan integritas. Jadi saya yakin bahwa ini tak ada kaitannya dengan pilkada,” katanya.

“Bagaimana mau dikaitkan dengan pilgub, di satu sisi selain masih lama, juga masih akan dijabat Penjabat Gubernur dari Kemendagri. Bisa dilakukan perombakan ulang,” tambahnya.

Sekedar diketahui, Senin (2/1/2023), Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pelantikan sebanyak sepuluh pejabat pratama dan 19 pejabat administrator lingkup Pemprov Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top