Literasi Al Qur’an Bentuk Karakter Siswa, Lulus SMA Bisa Hafal Juz 30

PLUZ.ID, MAKASSAR – Program Literasi Al Qur’an yang telah dijalankan selama dua tahun terakhir telah membentuk karakter siswa SMA/SMK se-Sulsel menjadi lebih baik.

Program Literasi Al Qur’an ini, dibudayakan sejak Andi Sudirman Sulaiman masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel. Kini program tersebut sudah rutin dilakukan di semua SMA/SMK se-Sulsel.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Asqar, mengatakan, program Literasi Al Qur’an menjadi salah satu cara membina karakter siswa agar lebih baik dengan mengamalkan dan memahami kitab suci Al Qur’an.

“Kegiatan ini meningkatkan iman dan pengetahuan dari setiap siswa. Jadi kalau mereka sudah tamat, mereka punya modal keimanan dan ketakwaan. Setidaknya keluar dari sekolah, mereka memiliki akhlak yang baik,” kata Asqar, Minggu (15/1/2023).

Asqar menyebut, Literasi Al Qur’an yang rutin dilakukan saat ini, diantaranya membaca ayat suci selama 30 menit sebelum pembelajaran dimulai di kelas setiap Jumat. Tak hanya membaca Al Qur’an siswa juga diajarkan baca tulis bagi yang belum bisa hingga menjadi bisa.

Sementara, beberapa sekolah juga melakukan kegiatan membaca Al Qur’an di lapangan atau masjid sekolah selama 20-30 menit. Bahkan, ada program menghafal Juz 30 khusus siswa kelas 12.

“Kegiatan ini sudah rutin, sehingga Ahamdulillah bagi siswa yang lulus SMA mereka sudah bisa menghafal minimal Juz 30,” ungkapnya.

Tak hanya sekolah negeri, sekolah swasta pun diimbau untuk ikut melakukan Literasi Al Qur’an ini.

Asqar berharap, dengan program Literasi Al Qur’an, bisa terus dilaksanalan sesuai arahan Gubernur Sulsel dan menjadi budaya cinta Al Qur’an.

“Ini juga akan jadi modal bagi siswa menjalani hidupnya kelak. Jika dia Muslim, paling tidak dia bisa memahami kitab sucinya, sehingga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. (***)

Berita Terkait
Baca Juga