search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Nilai Buku Emmannuel Lemaire Perekat Sejarah Makassar-Prancis

doelbeckz - Pluz.id Senin, 13 Maret 2023 13:00
BACA BUKU. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membaca buku berjudul Ma Voisine Est Indonésienne atau Tetanggaku Orang Indonesia saat menerima kunjungan Emmannuel Lemaire di kediaman pribadinya Jl Amirullah, Kota Makassar, Senin (13/3/2023). foto: istimewa
BACA BUKU. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membaca buku berjudul Ma Voisine Est Indonésienne atau Tetanggaku Orang Indonesia saat menerima kunjungan Emmannuel Lemaire di kediaman pribadinya Jl Amirullah, Kota Makassar, Senin (13/3/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, merasa tersanjung sekaligus terhormat dapat menerima karya Komikus asal Prancis Emmannuel Lemaire.

Buku yang berjudul Ma Voisine Est Indonésienne atau Tetanggaku Orang Indonesia ini, menyita perhatian Danny Pomanto.

Di sela-sela pertemuan dengan Emmannuel, Danny sesekali membuka beberapa halaman buku lalu mengapresiasi apa yang dikisahkan penulis melalui gambar dan sketsa.

“Saya sangat tersanjung menerima karya ini. Luar biasa,” kata Danny sembari memuji salah satu sketsa Emmannuel yang menggambarkan satu sepeda onthel di sela-sela kunjungan Emmannuel Lemaire di kediaman pribadinya Jl Amirullah, Kota Makassar, Senin (13/3/2023).

“Ini karakternya kuat sekali. Meski dengan gambar seperti ini tetapi secara karakter dan emosionalnya betul-betul tergambarkan,” tambahnya di hadapan rombongan Konsuler Prancis, Konsulat Kehormatan Prancis Indonesia Prof Ambo Tuwo, Direktur AF Makassar Sitti Fhatimah Sarro, dan Sekretaris Kursus AF Makassar.

Danny menuturkan, seorang seniman menggambarkan emosi jiwanya, beda dengan arsitek. Hanya arsitek memiliki standar atau ukuran dalam mendesain atau menggambar.

Seperti, sama-sama memulai dengan satu titik. Lalu membentuk garis, lalu garis membentuk bidang dan bidang membentuk ruang, sehingga menghasilkan kehidupan.

“Seniman ketika menggambarkan sesuabiasanya sesuai dengan emosi hidup. Sementara arsitek tidak seperti itu, harus i kaidah-kaidah,” ucapnya.

Danny juga meminta komikus Prancis ini, agar dapat membuat sketsa mengenai dirinya yang lahir di lorong beserta keunikan lorong-lorong di Makassar.

Apalagi, saat ini Makassar membuat program lorong wisata sehingga, seniman dapat menggambarkan kebangkitan masyarakat dari lorong yang membuatnya berbeda dari lainnya.

Dari sisi historis atau sejarah, orang nomor satu di Makassar ini mengatakan Makassar memiliki hubungan yang dekat dengan Prancis. Di beberapa literatur sejarah, kata Danny, putra Daeng Mangalle adalah moyang Napoleon Bonaparte.

Emmannuel mengatakan, bukunya bercerita tentang banyak percakapan dan ilmu yang Lemaire dapatkan selama bertetangga dengan Madame Hibou.

Madame Hibou adalah perempuan Indonesia yang sangat aktif. Ia bekerja sebagai penerjemah, sedangkan pada Sabtu-Minggu dia menggunakan waktunya untuk discover Perancis dengan mengunjungi tiap-tiap kota di Perancis.

“Jadi tiap minggu itu beda cerita yang saya dapatkan. Banyak percakapan yang kita lakukan dari situ banyak juga pengetahuan baru seputar Indonesia dan Perancis dari mata orang asing,” ujarnya.

Madame Hibou asli Makassar, karena kedua orang tuanya asal Makassar hanya lahir di Papua.

Kunjungannya ke Makassar dalam rangka melakukan residensi tur di Indonesia selama kurang lebih tiga bulan, sejak Januari hingga Maret.

Residensi dimulai dari kota Jakarta-Medan-Bandung-Yogyakarta-Semarang-Bali dan berakhir di Makassar.

Residensi bertujuan memperkaya wawasan dan pandangan Lemaire mengenai Indonesia serta budayanya.

Di akhir projectnya, dirinya membuat karya komik mengenai perjalanannya selama di Indonesia.

Di kota terakhir, di Makassar, turnya dimulai dengan pertemuan bersama Wali Kota Makassar sekaligus pemberian buku Tetanggaku Orang Indonesia.

Setelah itu dilanjutkan kunjungan ke beberapa museum dan galeri di Makassar serta talkshow dan workshop di UIN dan Universitas Ciputra, Workshop Kreasi Komik di Rotterdam, dan pertemuan dengan kartunis Kota Daeng. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top