search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Penas KTNA XVI Torehkan Sejarah, Dua Putra Andi Sulaiman Bersamaan Terima Satyalancana Presiden

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 11 Juni 2023 22:46
PENGHARGAAN. Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mewakili Presiden RI menyematkan satyalancana atau tanda kehormatan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone Andi Asman Sulaiman pada Penas KTNA XVI di panggung utama Lanud Sutan Sjahrir Kota Padang, Sumatra Barat, Sabtu (10/6/2023). foto: istimewa
PENGHARGAAN. Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mewakili Presiden RI menyematkan satyalancana atau tanda kehormatan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone Andi Asman Sulaiman pada Penas KTNA XVI di panggung utama Lanud Sutan Sjahrir Kota Padang, Sumatra Barat, Sabtu (10/6/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, PADANG – Ajang Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI 2023 di Kota Padang, Sumatra Barat menorehkan sejarah.

Dua bersaudara putra Alm Andi Sulaiman, yakni Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone Andi Asman Sulaiman bersamaan meraih satyalancana atau tanda kehormatan dari Presiden RI.

Penghargaan tersebut diserahkan pada pembukaan Penas KTNA XVI di panggung utama Lanud Sutan Sjahrir Kota Padang, Sabtu (10/6/2023).

Kolaborasi keduanya dalam mensejahterakan petani melalui program Mandiri Benih dan IP400, terbukti mampu menopang ketahanan pangan di Sulsel. Menjaga stabilitas pangan serta menjadikan Sulsel sebagai daerah penyangga beras di Indonesia.

Satyalancana disematkan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mewakili Presiden RI.

Andi Asman mengaku, bangga bisa meraih tanda kehormatan Presiden RI.

“Ini menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi, lebih giat lagi dan tentunya inovasi bidang pertanian sangat penting,” ucapnya.

Diketahui, Andi Asman meraih satyalancana Presiden RI berkat inovasi layar hatiku.

Ia juga menegaskan, siap bekerja lebih maksimal lagi, agar pencapaian bisa jauh lebih tinggi.

Apalagi, didukung program IP400 dan penggunaan benih unggul.

Andi Asman menyebutkan, program IP400 ini, sudah jelas membuka lapangan kerja dan dapat meningkatkan pendapatan petani.

“Sehingga kita tadi sudah berkomitmen menjadikan lahan potensi program IP400 tembus 10.000 Hektare (Ha),” ujarnya.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada malam ramah tamah bersama penyuluh dan KTNA, mengatakan, raihan penghargaan tersebut tentu tidak lepas dari peran penyuluh dan KTNA.

“Meningkatnya produksi pertanian lanjutnya tak lepas dari program Mandiri Benih yang terbukti mampu mendongkrak produksi gabah dan beras di Sulsel,” ujarnya.

Gubernur Sulsel juga banyak bercerita terkait awal merintis benih mandiri, hingga kemudian benih tersebut terbukti mampu mendongkrak produksi petani.

“Kita lakukan penangkaran dengan baik, sehingga jadilah benih Andalan Sulsel. Tahun lalu kenaikannya 250 ribu ton. Ini usaha untuk pengabdian kepada rakyat,” kuncinya.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, dalam sambutannya mengatakan, komitmen mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan di dunia.

“Melalui momen Penas KTNA, kita hadirkan semangat terbaik kita, guna mewujudkan Indonesia lumbung pangan dunia 2045,” katanya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, momen Penas KTNA merupakan momen yang ditunggu.

“Tiga tahun lebih ditunda. Momentum Penas KTNA ini, menjadi momen menjadikan pertanian semakin kokoh. Karena kalau pertanian kokoh, bangsa ini juga kokoh,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top