Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHK Bulukumba Tanam Pohon di Pantai Merpati

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menanam ratusan pohon di kawasan Pantai Merpati, Senin (12/6/2023). Penanaman pohon ini, juga dihadiri langsung Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf.

Sekretaris DLHK Kabupaten Bulukumba, Salman Z Patongai, mengatakan, penanaman pohon ini, merupakan salah satu program penghijauan di Kota Bulukumba yang dipusatkan di Pantai Merpati.

“Kita pusatkan di sini (Pantai Merpati). Target kita mencapai program pemerintah, yaitu 40 persen dari RTH (Ruang Terbuka Hijau),” katanya.

Salman mengemukakan, pohon yang ditanam per hari ini, jumlahnya sekitar 300 lebih dengan jenis pohon yang bervariasi, yaitu pohon Tabebuya, Ketapang Kencana, hingga Pinus Cemara Pantai.

“Khusus Pantai Merpati, kita tanam 200an lebih pohon. Selain dari DLHK dan KPH Bialo, juga ada pohon yang ditanam ini bantuan pribadi dari Pak Bupati,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Bulukumba, Andi Alfian Mallihungan, menyebut pentingnya penghijauan penanam pohon di areal Pantai Merpati.

Sebab, Pantai Merpati merupakan salah satu ikon baru di daerah berjuluk Bumi Panrita lopi. Oleh karena itu, Pantai Merpati haruslah bersih dan butuh penghijauan.

Mantan Kepala DLHK Bulukumba ini, menambahkan, Pantai Merpati diproyeksikan menjadi sentra perdagangan baru di Kabupaten Bulukumba.

“Dengan adanya pohon, maka tempat ini akan keliatan lebih cantik dan indah. Selain itu, pengunjung juga akan merasa lebih betah di sini,” kata Alfian.

Dengan begitu, penanaman pohon ini, diharapkan ke depan dapat meningkatkan roda perekonomian di kawasan Pantai Merpati Bulukumba.

“Kalau kondisinya gersang, maka orang tak akan betah di sini. Makanya, penananam pohon penting. Meski masih secara bertahap,” jelasnya.

“Kalau sudah sejuk, siang pun orang akan nongkrong di sini. Bisa makan siang sambil ngopi-ngopi,” sambung Alfian.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengatakan, kegiatan tanam pohon itu harus berkelanjutan. Tidak hanya ditanam, tapi dipelihara sampai tumbuh besar.

Bahkan, setiap pohon yang ditanam itu harus ada report-nya (catatannya) berupa keterangan kapan ditanam, apa jenisnya, dimana titik koordinatnya, dan kapan dipangkas dan informasi lainnya terkait pohon itu.

“Tanam pohon itu untuk masa depan, jadi jangan cuma aksi tanam, tapi harus pastikan pohon itu terus bertumbuh,” pinta Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf.

Khusus untuk pohon Tabebuya yang Andi Utta sumbangkan, pohon ini mirip pohon Sakura di Jepang, sehingga nanti kalau sudah besar akan mempercantik dan menjadi salah satu saya tarik di pantai Merpati.

Selain Bupati, penanam pohon dihadiri Wakil Bupati, Sekda Muh Ali Saleng, serta puluhan pejabat lingkup Pemkab Bulukumba. Kemudian, juga hadir KPH Bialo.

Sekedar diketahui, penanaman pohon yang dilaksanakan Pemkab Bulukumba merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan setiap 5 Juni.

Penetapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, dimulai ketika Majelis Umum PBB tahun 1972 pada saat Konferensi Stockholm.

Program Lingkungan PBB (UNEP) telah mengumumkan Pantai Gading yang menjadi tuan rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 dengan tema Solusi untuk Polusi Plastik (Solutions to Plastic Pollution). (***)

Berita Terkait
Baca Juga