search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Perkenalkan Japparate ke Dubes Korsel

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 28 Juni 2023 15:00
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Korea Selatan untuk Indonesia Mr Lee San Deok di kediamannya, Jl Amirullah, Makassar, Rabu (28/6/2023). foto: istimewa
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Korea Selatan untuk Indonesia Mr Lee San Deok di kediamannya, Jl Amirullah, Makassar, Rabu (28/6/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Mr Lee San Deok di kediamannya, Jl Amirullah, Makassar, Rabu (28/6/2023).

Pertemuan keduanya membahas banyak hal. Salah satunya, yaitu proyek investasi Japparate Commercial and Tourism Center (JCTC) senilai Rp5 triliun.

Kepada Mr Lee San Deok, Danny Pomanto menjelaskan desain proyek Japparate yang akan dibangun di atas kawasan reklamasi Anjungan Pantai Losari Makassar sepanjang 1,5 Kilometer (Km).

Japparate terdiri dari tiga lantai dengan fasilitas lengkap. Lantai pertama ada area parkir dan restoran, sementara di lantai dua tersedia mal.

Sedangkan, di lantai tiga ada Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga pengunjung tetap bisa menikmati keindahan Pantai Losari.

“Ini menarik sekali, karena berada di pusat kota, kawasan Anjungan Pantai Losari,” kata Danny.

Rencananya, proyek ini juga akan ditawarkan di Makassar Investment Forum (MIF) yang merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2023 di Makassar.

“Proyek ini kami akan bidding di MIF dan kita berharap Korea Selatan bisa ikut,” tuturnya.

Karena itu, proyek ini akan dikerjakan dengan metode kerja sama, yakni Build, Operate and Transfer (BOT).

“Jadi kami mengundang investor masuk, kami siapkan tanahnya. Silahkan bangun berapa tahun, nanti BOT,” ungkapnya.

Bahkan, Danny juga menjanjikan jika proyek JCTC ini, dimenangkan investor dari Korea Selatan, maka akan ada ikon atau ciri khas dari negara investor yang dicantumkan di kawasan tersebut.

“Kalau Korea Selatan yang menang biddingnya kita buat di situ namanya misalnya Litle Korea,” kata Danny.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Makassar didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Zulfitra Dianta, dan Kepala Diskominfo Ismawaty Nur.

Kepala Bappeda Helmy Budiman, Kepada DPMPTSP Andi Zulkifli Nanda, dan Kepala Dinas Pariwisata Muh Roem.

Dubes Korea Selatan untuk Indonesia, Lee San Deok, mengaku, tertarik dengan proyek JCTC.

Ia bahkan berdiskusi banyak hal dengan Danny terkait proyek tersebut.

Kepala DPMPTSP Makassar, Andi Zulkifli Nanda, sudah mengundang Korea Selatan melalui Korea Trade Investment Promotion Agency (KOTRA) untuk mengikuti MIF pada Juli 2023 mendatang.

“Kemarin kita sudah melakukan audiensi dengan KOTRA sekaligus mengundang langsung mereka mengikuti MIF,” ujar Zulkifli Nanda.

Sebagai pemilik proyek, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan bekerja sama dengan badan usaha. Selain itu, pemerintah kota juga menyiapkan lahan yang sudah bersertifikat.

Rencananya, proyek JCTC akan dikerjakan dengan metode kerja sama BOT.

“Sedangkan bangunan dan kelengkapannya itu nanti investor,” ungkapnya.

Pemkot Makassar bersama investor, nantinya akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan masa kontrak 25 tahun.

Dengan begitu, investor dapat menyusun pengelola menjadi empat bagian. Yakni, pengelola parkir, pedestarian, tenan, dan ruang publik.

“Ini Alhamdulillah sertifikatnya sudah ada,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top