search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ekspor dan Impor Sulsel Picu Arus Barang Pelindo Regional 4 Tumbuh 156,87 Persen

doelbeckz - Pluz.id Senin, 31 Juli 2023 14:35
Makassar New Port. foto: istimewa
Makassar New Port. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 mencatat peningkatan yang cukup signifikan pada kinerja khususnya arus barang non peti kemas yang keluar dan masuk dari seluruh pelabuhan kelolaan pada semester I tahun ini, yang bertumbuh sebesar 156,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meningkatnya nilai ekspor dan impor khususnya yang melalui Pelabuhan Makassar pada Maret tahun ini diduga menjadi pemantik, utamanya pada pertumbuhan arus barang yang keluar masuk dari pelabuhan hub dan terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini.

Hal tersebut seperti yang termuat dalam situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, sulselprov.go.id, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel pada 2 Mei 2023.

Dalam situs besutan Pemprov Sulsel tersebut dikatakan, ekspor wilayah ini pada Maret lalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu terjadi peningkatan sebesar 31,60 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Hal itu dipertegas dengan pernyataan Kepala BPS Sulsel, Aryanto, yang mengatakan, ekspor Maret 2023 di Sulsel mencapai US$194,29 juta, meningkat signifikan dibandingkan dengan Maret 2022 sebesar 31,60 persen. Sementara, impor Maret US$79,81 juta.

“Berarti neraca perdagangan Sulsel mengalami tren surplus sebesar US$114,48 juta,” tutur Aryanto.

Sementara, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, Pemprov Sulsel terus mendorong peningkatan penjualan hingga ekspor ke luar negeri terhadap produk-produk dari Sulsel.

“Kita terus mendorong bagaimana peningkatan ekspor, termasuk bagi produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah),” ujarnya.

Andi Sudirman berharap, peningkatan ekspor ini, sekaligus terjadinya surplus, dapat mendorong dalam kelancaran perputaran perekonomian di Sulsel.

Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis, mengatakan, rata-rata semua lini bisnis Pelindo di Regional 4 mengalami peningkatan di semester satu tahun ini.

“Dibandingkan dengan semester I 2022, peningkatan yang cukup besar terjadi pada arus barang non peti kemas yakni sebesar 156,87 persen,” tuturnya.

Enriany menyebutkan, pada semester I tahun lalu arus barang non peti kemas di Pelindo Regional 4 sebanyak 13.752.618 ton per m3. Pada periode yang sama tahun ini, jumlah tersebut meningkat jadi 21.573.931 ton per m3.

Selanjutnya, tambah Enriany, untuk arus penumpang, kapal, peti kemas juga mengalami pertumbuhan. Yakni masing-masing sebesar 123,54 persen, 110,90 persen, dan 101,13 persen. Dimana pertumbuhan arus penumpang di semester I tahun ini, masing-masing menjadi sebanyak 3.259.657 orang, arus kapal menjadi 208.955.107 Gross Tonnage (GT), dan arus peti kemas menjadi 1.072.305 TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit, yaitu satuan kapasitas kargo).

Divison Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M Palesang, menambahkan, lima besar pelabuhan di Regional 4 yang jumlah arus barang non peti kemas juga meningkat di semester I tahun ini, dibandingkan termin yang sama tahun lalu, yakni Pelabuhan Balikpapan, kemudian Pelabuhan Makassar, menyusul Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Parepare, dan Pelabuhan Samarinda.

“Di semester I tahun ini, masing-masing lima pelabuhan tersebut mencatat jumlah arus barang non peti kemas sebanyak 18.045.840 ton per m3, 1.582.721 ton per m3, 753.822 ton per m3, 457.370, dan 124.914 ton per m3,” jelas Yusida.

Sedangkan, untuk peti kemas, pelabuhan yang menduduki peringkat teratas dengan arus peti kemas tertinggi, yakni TPK New Makassar 1 atau yang sebelumnya bernama Terminal Petikemas Makassar (TPM) sebanyak 200.903 TEUs, lalu Pelabuhan Samarinda sebanyak 153.190 TEUs, kemudian menyusul TPK New Makassar 2 atau sebelumnya Makassar New Port (MNP) sebanyak 130.761 TEUs, TPK Bitung 121.991 TEUs, dan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) sebanyak 96.483 TEUs.

Yusida mengatakan, angka-angka tersebut tentunya masih akan terus bergerak, apalagi akhir tahun 2023 masih beberapa bulan lagi. Pihaknya berharap, tahun ini, Pelindo khususnya di Regional 4 dapat mencapai kinerja yang telah ditetapkan Perseroan.

“Semoga kinerja Pelindo Regional 4 tahun ini bisa mencapai target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), bahkan harapannya bisa lebih dari target RKAP yang telah ditetapkan,” kata Yusida.

Progres Pembangunan Makassar New Port

Terkait pembangunan Makassar New Port (MNP) yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan digadang-gadang bakal menjadi ikon di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis, menuturkan, per 23 Juli 2023 progress pembangunannya telah mencapai 98,887 persen.

“Untuk MNP atau TPK New Makassar 2 Tahap 1A sudah beroperasi sejak 2 November 2018 lalu. Saat ini pembangunan yang dilakukan adalah untuk Tahap 1B dan 1C, yaitu konstruksi,” kata Enriany.

Adapun pembangunan yang saat ini, tengah dilakukan adalah, pekerjaan container yard, rehandling dan pengerukan kolam putar, pekerjaan revement (talud penahan tanah), dan pembangunan masjid.

Ditargetkan pembangunan MNP tahap 1B dan 1C rampung pada 30 September 2023. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top