search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Buka Literasi Keamanan Siber Pemilu, Pj Gubernur Sulsel Harap Perkuat Proteksi Cegah Hoaks

doelbeckz - Pluz.id Senin, 20 November 2023 22:00
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa 
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, membuka Literasi Keamanan Siber pada Penyelenggaraan Pemilu di Hotel Gammara Kota Makassar, Senin (20/11/2023).

Bahtiar berharap kepada stakeholder terkait untuk memperkuat proteksi penyebaran informasi bohong atau hoaks.

“Kita perlu proteksi yang kuat untuk keamanan siber. Hampir semua pemerintahan lemah keamanan sibernya. Ini harus diproteksi untuk menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” kata Bahtiar.

Sebagai mantan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar mengaku, mengetahui bagaimana kerja-kerja kehumasan dan penyebaran informasi, apalagi di tahun politik.

Ia menyampaikan, betapa pentingnya membangun narasi tunggal untuk kebutuhan tahun-tahun politik.

“Kita harus membangun narasi tunggal. Ini harus ada manajemen tunggal dalam penyebaran informasi. Anggaran humas ini cukup besar untuk penyebaran informasi. Nah jangan sampai kita kalah dari attacker (penyerang), yang sudah menjadi profesi baru saat ini,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, jumlah penduduk Sulsel 9,3 juta. Sedangkan secara non fisik bisa mencapai 90 juta. Pasalnya, satu orang bisa membuat sampai sepuluh akun anonim di media sosial.

“Ada satu orang bisa membuat sepuluh akun anonim berbeda-beda. Jadi dari 9,3 juta itu, bisa menjadi 90 juta bahkan sampai 100 juta di sosial media,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh stakeholder agar jangan sampai didikte smartphone, terkhusus soal algoritma pencarian di mesin pencarian. Seperti Google, media sosial, misalnya YoutTube, Twitter, Facebook, Instagram, dan lainnya.

“Kita didikte algoritma di smartphone. Itu pentingnya wawasan untuk memahami informasi. Literasi keuangan kita semua juga masih rendah, makanya ada masih ada penipuan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo-SP Provinsi Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk literasi keamanan siber pada penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyebaran informasi, dan pengetahuan tentang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” ujarnya.

Yang terpenting, kata Andi Winarno, bagaimana semua stakeholder betul-betul bisa menyortir informasi, mana yang bisa disebarkan, mana yang tidak. Apalagi, dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Bagaimana mengawasi penyebaran hoaks terkait pencegahan pengelolaan data proses Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top