search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel Turut Berduka Atas Tenggelamnya KM Rezki di Pangkep

doelbeckz - Pluz.id Senin, 04 Desember 2023 11:34
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa
Bahtiar Baharuddin. foto: istimewa

PLUZ.ID, PANGKEP – Kapal Motor (KM) Rezki tenggelam di perairan antara Pulau Balang Caddi dan Muara Sungai Pangkep, Kecamatan Liukung Tuppabiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (2/12/2023). Dalam peristiwa ini, tujuh penumpang dinyatakan meninggal dunia.

Atas peristiwa ini, banyak yang mengirimkan doa dan berbelasungkawa kepada korban dan keluarga. Demikian juga dengan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

“Innalilahi Waa Innailahirojiun, atas nama pemerintah dan masyarakat Sulsel menyampaikan duka mendalam atas tenggelamnya KM Rezki di Perairan Pangkep,” ucap Bahtiar.

“Kami sangat sedih mendapatkan kabar peristiwa ini. Saudara, anak dan orang tua menjadi korban tenggelamnya kapal. Doa dan belasungkawa untuk korban dan keluarga,” sambungnya.

Peristiwa tenggelamnya KM Rezki diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.25 WITA, Sabtu, 2 Desember 2023.

Jenis kapal pengangkut barang ini, dinahkodai Abdul Latief. Kapal membawa 17 orang penumpang, terdiri dari dua orang anak kecil perempuan, sepuluh orang dewasa perempuan, dan lima orang laki-laki.

Berangkat dari Pulau Pajenekang dengan tujuan Sungai Pangkajene. Pada saat kapal sudah melewati Pulau Balang Caddi mendekati muara sungai, tiba-tiba angin kencang dan ombak besar menghantam kapal sehingga oleng ke kiri. Kapal tidak bisa dikendalikan dan penumpang yang ada di atas kapal jatuh ke laut.

Di saat bersamaan, kapal penumpang dari Barang Lompo dan Pulau Balang Caddi melewati lokasi kejadian melihat 12 korban di laut, sehingga kedua kapal melakukan pertolongan. Sebanyak sepuluh orang diselamatkan dan dua orang korban meninggal dibawa dan diteruskan ke Puskesmas untuk perawatan medis.

Selanjutnya, dengan Kapal Patroli KPLP KN P 373 bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian bersama warga Pulau Pajenekang yang menggunakan perahu. Satu persatu dari lima korban ditemukan dalam keadaan meninggal. Yakni dua orang anak kecil perempuan dan tiga orang dewasa.

“Terima kasih untuk elemen yang sudah membantu evakuasi,” kata Bahtiar

Selanjutnya, BPBD Provinsi akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep terkait peristiwa ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top