search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Budi Hastuti Ingatkan Warga Bahaya Asap Rokok

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 03 Februari 2024 19:00
Budi Hastuti. foto: istimewa
Budi Hastuti. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti, mengingatkan agar masyakarat tidak merokok secara sembarangan. Apalagi, melakukannya di Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 tentang KTR di Hotel Royal Bay Makassar, Sabtu (3/2/2024).

Melalui Perda KTR, legislator dari Fraksi Gerindra ini, mengajak masyakarat untuk lebih memahami kawasan mana saja yang dilarang merokok. Sehingga, tidak mengancam kesehatan bagi mereka yang tidak merokok.

“Ada sejumlah tempat yang mesti kita tahu untuk KTR ini. Disebutkan ada rumah sakit, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas pelayanan publik,” ujarnya.

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar ini, menyebut, risiko gangguan kesehatan lebih besar bagi perokok pasif. Untuk itu, ia meminta perokok aktif untuk mencari tempat di luar KTR.

“Jangan sampai menganggu kita yang bukan perokok. Asapnya tentu kita hirup juga otomatis menganggu kesehatan,” jelasnya.

Bagi pelanggar KTR, Budi menegaskan, harus diberikan sanksi. Sebagaimana yang ada dalam perda tersebut.

“Harus diberikan sanksi dan ini perlu ditegasi,” jelasnya.

Narasumber Sosialisasi Perda kali ini, Lurah Maccini Sombala, Rachmat Nugraha, mengatakan, perda ini memang terbit merujuk pada Undang-Undang Kesehatan. Pemerintah mendorong agar dampak dan bahaya rokok tidak lebih meluas.

“Banyak efek buruknya, efek sampingnya seperti penyakit paru-paru dan kanker. Jadi asumsi utamanya ini diterbitkan karena faktor kesehatan,” ujar Rachmat.

Senada dengan Budi Hastuti, ia juga mengingatkan agar KTR lebih perlu diperhatikan masyakarat. Sebab KTR diciptakan dengan melihat banyak manfaat.

“Meningkatkan kualitas udara, dan mencegah perokok pemula, cuma sekarang ini banyak kita kecolongan makanya kita perlu pahami lagi ini,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top