search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel Kunjungi Bangsal Pascapanen di Pinrang, Tebar Benih Ikan dan Inseminasi Buatan

doelbeckz - Pluz.id Senin, 19 Februari 2024 17:27
KUNJUNGAN. Pj Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi bangsal pascapanen yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pananrang Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Minggu (18/2/2024). foto: istimewa
KUNJUNGAN. Pj Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi bangsal pascapanen yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pananrang Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Minggu (18/2/2024). foto: istimewa

LLPLUZ.ID, PINRANG – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi bangsal pascapanen yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pananrang Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Minggu (18/2/2024).

Kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung proses Inseminasi Buatan (IB) peternakan di Desa Alitta, juga di Kecamatan Mattiro Bulu.

Proses IB dan peternakan sapi berbagai jenis, seperti Simental, Lemosin, dan sapi Bali menjadi primadona para peternak di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pinrang.

Peternak Sapi Desa Alitta, Abdul Kadir Dalle, mengatakan, kandang dan lokasi peternakan tersebut merupakan miliknya yang dikelola sejak lama.

“Alhamdulillah, ada sekitar 80 ekor sapi, beberapa jenis, seperti Lemosin, Simental dan sapi Bali,” kata Kadir.

Sementara, sapi yang diikutkan IB ada sekitar 30 ekor yang disuntikan bibit sapi Lemosin, Simental, dan jenis sapi lainnya.

“Alhamdulillah, ada 30 ekor sapi yang kami ikutkan inseminasi buatan ini. Saya jual beli sapi, ada juga yang dilakukan penggemukan,” tuturnya.

Sementara, penanaman sukun dan penebaran bibit ikan nila dan jenis ikan lainnya dilakukan di Kelurahan Manarang. Penanaman sukun di lahan kurang lebih 3 hektare dan penebaran ikan di empang seluas 1 hektare.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel didampingi Bupati Pinrang Irwan Hamid, Forkopimda Pinrang, Kepala Dinas Pertanian Sulsel, Kepala Dinas Perikanan Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Hewan Sulsel, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sulsel, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, dan seluruh hadirin lainnya.

Pj Gubernur Sulsel mengajak para petani untuk sama-sama belajar bagaimana pohon-pohon sukun yang sudah besar dan berbuah milik masyarakat dijadikan sebagai bahan baku pengembangan bibit, seperti yang dilakukan masyarakat Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, yang sudah mengembangkan bibit mencapai 100.000 bibit siap tanam.

“Nanti masyarakat akan dilatih di Bengo, Kabupaten Bone. Ini sayang, masyarakat punya pohon sukun tapi tidak tahu bagaimana kasi jadi bibit dari pohon sukun yang besar. Nanti langsung diajarkan, nanti belajar langsung dengan saya,” jelas Bahtiar di hadapan masyarakat Kelurahan Manarang.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHBUN) Sulsel, Imran Jausi, mengatakan, lahan yang ditanami sukun di Kelurahan Manarang sangat bisa untuk dipakai tumpang sari.

“Ini lahan bisa juga untuk tumpang sari dengan jagung. Ini bagus sekali lahannya. Apa yang disampaikan Bapak Gubernur tadi bagus untuk para petani sukun ikut pelatihan,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top