Syahruddin Komitmen Mempercepat Makassar Low Karbon City dengan Metaverse
Hal tersebut disampaikan Syahruddin saat mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) 2024 dengan tema ‘Makassar Low Carbon City dengan Metaverse’ di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (26/2/2024).
“Kami menganggap bahwa dinas pengendalian penduduk sangat berperan penting dalam rangka low karbon City karena kalau kita melihat pencemaran lingkungan yang terjadi, biasanya dampak dari banyaknya penjumlahan penduduk yang tidak memperhatikan lingkungan,” kata Syahruddin.
Allu, sapaan akrab Syahruddin, mengatakan, DPPKB menekankan pentingnya pengendalian penduduk dalam mencegah dampak fatal terhadap lingkungan.
“Tentunya kalau kita berhasil ke depan, maka semua sendi-sendi kehidupan kita bisa membawa dampak yang lebih positif,” jelasnya.
Dalam konteks Kota Makassar data dari Pusat Statistik menunjukkan tingkat kelahiran kota yang terendah di Sulawesi Selatan, yaitu 2,01.
“Kepopulasian kita jumlah angka kelahiran, dan mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan,” harap perwakilan dinas.
Komitmen ini diharapkan dapat melibatkan semua pihak di Kota Makassar untuk bersama-sama mengendalikan penduduk dan menjaga lingkungan.
Penekanan pada pengendalian penduduk menjadi landasan utama dalam upaya kota ini untuk melawan pencemaran karbon demi keberlangsungan lingkungan yang lebih baik. (***)