search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wahab Tahir Sosialisasi Perda Perlindungan Anak

doelbeckz - Pluz.id Senin, 27 Mei 2024 22:00
Abd Wahab Tahir. foto: istimewa
Abd Wahab Tahir. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Abd Wahab Tahir, menggelar sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Royal Bay Makassar, Senin (27/5/2024).

Wahab Tahir menilai, peran pemerintah dalam hal perlindungan anak tidak ada gunanya jika tidak dimulai dari didikan keluarga dan orang tua.

Karena, motivasi dan dorongan terhebat yang membuat anak-anak bisa menjadi harapan lahir dari orang tuanya mulai dari buaian hingga beranjak dewasa.

“Kalau berbicara soal anak itu tanggung jawab penuh dari orang tua, guru terbaik dari seorang anak adalah orang tuanya sendiri, yang lain cuma membantu,” ujarnya.

Legislator Golkar Makassar tiga periode ini, mengatakan, orang tualah yang paling paham tentang sifat dan sikap anaknya. Peran sebagai masyarakat dan pemerintah hanyalah melindungi setiap adanya perilaku salah yang dialamatkan kepada anak.

“Makanya doa orang tua itu sangat mujarab kepada anaknya, jangan biasakan mendoakan anak kita yang jelek-jelek. Karena anak-anak kita sangat liar, akhirnya kita tidak pernah menyadari bahwa dalam kalimat itu ditangkap seperti sebuah doa,” jelasnya.

Meski demikian, kata Wahab, semua yang dilakukan pemerintah kota dalam perlindungan anak tidak ada gunanya jika tidak dimulai dari didikan keluarga dan orang tua untuk menjadikan anaknya sebagai emas rumah tangga.

“Karena anak-anak itulah yang akan membantu kita ke depan, karena sesungguhnya amanah mempunyai anak adalah mereka yang sanggup diberikan kekuatan Tuhan menjaga amanah itu,” terang Sekretaris DPD II Golkar Makassar ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Achi Soleman, menyampaikan, turunan dari perda ini banyak sekali program dari pemerintah kota yang sudah dicanangkan.

“Ada namanya program Jagai Anakta’, kenapa penting perda ini? Karena ada kewajiban orang tua dan masyarakat yang sekaitan dengan program perlindungan anak,” ujarnya.

Kalau dari data yang ada, di 2023 lalu angka kekerasan seksual, fisik, penelantaran, dan perlakuan salah lebih banyak dialamatkan kepada anak dibandingkan perempuan.

“Apa yang harus kita lakukan? Di sini peran serta orang tua sangat penting, makanya sejak dini kita harus pahamkan kepada anak tentang bagaimana berinteraksi dengan orang lain,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top