search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kodam XIV Hasanuddin Apresiasi Dialog Ketahanan Pangan Bersama Pj Gubernur Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 29 Mei 2024 16:00
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, membuka ruang dialog dengan para prajurit yang hadir pada kegiatan Apel Komandan Satuan TNI Angkatan Darat Kodam XIV/Hasanuddin di Balai Prajurit Jenderal M Yusuf, Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Rabu (29/5/2024).

Zudan dalam arahannya menekankan peranan TNI dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan di wilayahnya.

Interen Pgs Dandenkesyah 140401 Bone Kesdam XIV/Hasanuddin, Letkol I Nyoman Mudana, menyebutkan, perkebunan di Bone pada saat musim hujan sangat lebat, namun di musim kering tanah begitu gersang dan tanaman menjadi kering. Sehingga diharapkan perlu upaya agar ekosistem menjadi baik.

I Nyoman menyarankan, untuk penanaman hortikultura agar tidak dilakukan dengan penggundulan hutan. Karena akan membuat gersang, hutan gundul dan cuaca menjadi panas.

Ia pun mengapresiasi ruang dialog ini, karena dapat menyampaikan persoalan dan saran kepada gubernur.

“Ini mantap, bagus, karena Bapak Penjabat Gubernur mendengarkan dan memberikan penjelasan,” ujarnya.

Adapun Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan, untuk penanaman perlu memperhatikan siklus tanam sesuai dengan musim. Adapun untuk daerah yang kekurangan air dapat dilakukan pompanisasi.

“Bisa disampaikan ke Bapak Kepala Dinas Pertanian untuk lokasi titiknya di mana,” ujarnya.

Adapun pada paparannya, Zudan menyampaikan, strategi peningkatan ketahanan pangan, yakni melalui ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan.

Untuk aspek ketersediaan misalnya dengan produksi pangan domestik dan stok/cadangan pangan. Sementara untuk aspek keterjangkauan yakni stabilitas pasokan dan harga.

Adapun untuk aspek pemanfaatan dengan keamanan dan mutu pangan.

Indeks Ketahanan Pangan Sulsel 83.36 dan berada di posisi ke empat di Indonesia. Sulsel sebagai lumbung pangan, untuk produksi komoditas pangan Sulsel, produksi padi 4,87 juta ton, jagung 2,25 juta ton. Jumlah produksi komoditas lainnya seperti ubi kayu 376 ribu ton, ubi jalar 38 ribu ton dan kacang tanah 15 ribu ton.

Dialog ini merupakan langkah yang positif dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan di Sulsel. Diharapkan dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak, program ini dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuannya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top