search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Iduladha, Pemkab Bulukumba Gelar Gerakan Pangan Murah

Inflasi Bulukumba Masih Terendah 1,74 Persen
doelbeckz - Pluz.id Kamis, 13 Juni 2024 09:00
GPM. Pemkab Bulukumba kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan selama dua hari di pelataran Gedung Pinisi Bulukumba, Selasa-Rabu (11-12/6/2024). foto: istimewa
GPM. Pemkab Bulukumba kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan selama dua hari di pelataran Gedung Pinisi Bulukumba, Selasa-Rabu (11-12/6/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan selama dua hari di pelataran Gedung Pinisi Bulukumba, Selasa-Rabu (11-12/6/2024).

GPM yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulsel ini, dibuka Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrullah, yang pembukaannya dilaksanakan secara virtual di Gedung Kartini Makassar.

Turut hadir Ketua DPRD Sulsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala BPS Sulsel, Kepala Perum Bulog Sulsel, Wali Kota Makassar, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, dan sejumlah pejabat lainnya.

GPM dilaksankan dalam rangka pengendalian inflasi untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat khususnya mendekati pelaksanaan hari raya Iduladha.

Direktur Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional RI, Maini Dwi Hartono, mengapresiasi Sulsel atas gerakan pangan ini.

Secara nasional pelaksanaan GPM sejak Januari hingga 10 Juni telah dilaksanakan 5.116 kali.

“Dari 5.000 lebih, sekitar 446 dilaksanakan Pemprov Sulsel dan kabupaten/kota di Sulsel,” sebutnya.

Ia menilai, ini bentuk komitmen yang baik dalam pengendalian inflasi.

“Ucapan terima kasih kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” ucapnya.

“Untuk Gerakan Pangan Murah Serentak dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Iduladha, Sulsel provinsi pertama yang melaksanakan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bulukumba yang hadiri di pembukaan GPM menyampaikan, selain pelaksanaan GPM, pihaknya juga bersama Bulog Bulukumba memiliki 11 unit Mini Distribution Centre (MDC) yang tersebar di kecamatan.

Bahkan, ada MDC Mobile yang menggunakan mobil boks. Unit MDC di setiap pasar ini menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, gula, dan minyak goreng.

Sejauh ini, Bulukumba masih mampu mengendalikan inflasi bahkan masih berada pada posisi terendah inflasinya di Provinsi Sulsel dengan angka 1,74 persen.

“Tentu capaian ini tidak terlepas dari peran kolaborasi Bulog, Dinas Perdagangan yang terus memantau harga dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan,” ungkapnya.

Diketahui berdasarkan rilis BPS, inflasi Sulsel Mei 2024 mengalami penurunan 2,42 persen. Kabupaten Bulukumba menempati posisi terendah dengan angka 1,74 persen menyusul Kota Makassar 2,23 persen dan Kota Parepare 2,28 persen. Tertinggi inflasi ada di Kabupaten Sidrap 3,75 persen. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top