search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Menkumham

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 14 Juni 2024 23:35
BERI PENGHARGAAN. Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly memberikan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/6/2024). foto: istimewa
BERI PENGHARGAAN. Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly memberikan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/6/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sebanyak 33 desa/kelurahan di wilayah Sulsel diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang dilakukan langsung Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Laoly didampingi Kepala Kantor Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/6/2024).

Dari 33 Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Sulsel, 12 diantaranya merupakan kelurahan dari Kota Makassar. Desa/Kelurahan terbanyak di Sulsel yang diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

Diantaranya, Kelurahan Mangkura, Kelurahan Buloa, Kelurahan Bakung, Kelurahan Sudiang Raya, Kelurahan Bara-baraya Timur, Kelurahan Tamamaung.

Kelurahan Kapasa, Kelurahan Mandala, Kelurahan Manggala, Kelurahan Barrang Lompo, Kelurahan Maccini Sombala, dan Kelurahan Tamalanrea,

Menkumham juga memberikan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, karena telah mengukuhkan kelurahan-kelurahan binaan di Kota Makassar sebagai Kelurahan Sadar Hukum.

“Harapan kita dengan diresmikannya Kelurahan Sadar Hukum ini dapat memicu dan memacu lurah untuk mengajak masyarakat agar lebih sadar terhadap hukum,” kata Danny Pomanto.
Ia juga berharap, 12 kelurahan yang dipilih menjadi Kelurahan Sadar Hukum dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain yang ada di Makassar.

Selain itu, sepuluh kecamatan di Makassar juga menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

Yakni Kecamatan Ujung Pandang, Panakukang, Makassar, Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Tallo, Kepulauan Sangkarrang, dan Mamajang.

Diketahui ada empat indikator penilaian Desa Kelurahan Sadar Hukum. Yakni, Akses Informasi Hukum, Dimensi Implementasi Hukum, Dimensi Akses Keadilan, serta Dimensi Demokrasi dan Regulasi.

Yasonna Laoly berharap Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang sudah terpilih dapat meningkatkan prestasi masyarakat sadar hukum melalui kepatuhan terhadap hukum di dalam kehidupan sehari-hari.

“Sedangkan bagi yang belum atau, sementara menuju Desa/Kelurahan Sadar Hukum saya mendorong agar terus memperbanyak kelompok sadar hukum dan kader hukum di wilayahnya,” ujar Yasonna Laoly.

Ia mengatakan, peresmian 33 Desa/Kelurahan Sadar Hukum adalah pencapaian besar, sinergi Kanwil dengan pemerintah daerah setempat.

Sebuah prestasi dan kerja keras pengembangan hingga terbentuknya desa sadar hukum, sinergitas ini berupaya membentuk komunitas sadar hukum.

“Saya Menkumham mengapresiasi komitmen kita semua, dukungan Pemda di dalam meningkatkan perekonomian nasional dan kehidupan masyarakat,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top