search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Konstruksi Sosial di Jeneponto Antar Ibnu Hadjar Raih Doktor Bidang Ilmu Sosiologi UNM

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 14 Juni 2024 15:00
Ibnu Hadjar Yusuf. foto: istimewa
Ibnu Hadjar Yusuf. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Akademisi Ibnu Hadjar Yusuf meraih gelar doktor bidang Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM) usai mengikuti wisuda periode Juni di Menara Pinisi UNM, Kamis (13/6/2024).

Pria kelahiran 1979, yang akrab disapa Ibnu Hadjar ini, menamatkan program studi Ilmu Sosiologi UNM 4 tahun 6 bulan.

Ibnu Hadjar mengatakan, dirinya mengambil penelitian disertasi berjudul ‘Konstruksi Sosial Penanggulangan Bencana Alam di Kabupaten Jeneponto’. Alasannya, Kabupaten Jeneponto merupakan tempat kelahiran, sehingga hal itu menjadi bentuk kepedulian sebagai putra daerah.

“Pertama, sebagai putra daerah memiliki kepedulian terhadap tanah kelahiran, bencana banjir bandang longsor sering kali menerjang Kabupaten Jeneponto dimana hal itu masalah klasik yang terus terulang setiap tahun,” kata Ibnu Hadjar, Jumat (14/6/2024).

Dosen UIN Alauddin Makassar ini, mengatakan, kondisi itu menyebabkan lahirnya kekuatiran. Pola pikir sosial masyarakat dan pemerintah perlu dikonstruksi dalam penanggulangan bencana dengan memakai pendekatan teori hybriditas.

“Nah, teori ini penggabungan ilmu sebagai novelty dari disertasi hybriditas sosial bencana. Pendekatan pemahaman bencana yang menekankan pada pencampuran dari unsur-unsur dari berbagai budaya pengethuan lokal dan sistem sosial untuk mengatasi bencana,” katanya.

“Teori ini mencerminkan dinamika sosial dalam situasi bencana, dimana masyarakat cenderung menggabungkan pengetahuan praktik dan strategi dari berbagai sumber dalam menghadapi bencana,” tambahnya.

Sehingga, kata Ibnu Hadjar, harapannya dari teori yang dilahirkan bisa diaplikasikan dan diterapkan di lapangan dalam mengkonstruksi pola pikir masyarakat.

“Kemudian naskah disertasi ini bisa menjadi naskah akademik role mode dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Jeneponto,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top