search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ninuk Zudan Kunjungi Sekolah Lansia Ininnawa Binaan PKK Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 14 Juni 2024 09:00
MENYAPA. Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, menyapa dan peserta Sekolah Lansia Ininnawa saat berkunjung di sekolah ini, Kamis (13/6/2024). foto: istimewa
MENYAPA. Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, menyapa dan peserta Sekolah Lansia Ininnawa saat berkunjung di sekolah ini, Kamis (13/6/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, mengapresiasi semangat para peserta Sekolah Lansia Ininnawa.

“Saya sangat berbahagia dan berbangga bisa punya kesempatan bertemu bersama ibu-ibu yang luar biasa ini,” ungkapnya saat berkunjung di Sekolah Lansia Ininnawa, Kamis (13/6/2024).

Disamping memberikan pelatihan dan pembelajaran kepada para lansia, Ninuk mengatakan, hal ini menjadi wadah dalam berbagi pengalaman.

“Kami tahu bahwa para ibu-ibu ini pasti lebih berpengalaman dan memiliki ilmu yang banyak, serta lebih bijaksana. Forum ini bagi kami PKK belajar dari ibu-ibu juga bagaimana dengan kondisi saat ini masih bisa terlihat fit dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Melalui Sekolah Lansia ini, Ninuk berharap, menjadi wadah dalam sharing terkait kesehatan, peningkatan keterampilan, terkait keagamaan, dan sosial.

“Alhamdulillah, di usia saat ini, merupakan karunia dari Allah SWT. Semoga melalui Sekolah Lansia ini, ibu-ibu sekalian dapat keterampilan dan ilmu baru, serta berbagi cerita untuk menambah pengalaman yang baru. Kita doakan para ibu-ibu senantiasa selalu dalam keadaan yang sehat walafit, semangat dalam menjalani Sekolah Lansia ini,” tuturnya.

Istri Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, ini pun berbagi cerita terkait sosok ibu, yang menjadi sosok teladan bagi dirinya, sekaligus guru pertama bagi seorang anak dalam mengenal kehidupan.

Untuk diketahui, Sekolah Lansia ini, merupakan binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel.

Dalam periode Maret-Agustus 2024 ini, dijadwalkan pertemuan sebanyak 12 kali atau dua kali dalam sebulan. Pesertanya diikuti 30 orang lansia yang berusia 60 tahun hingga 75 tahun. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top