search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ninuk Zudan Jadi Pembicara Talkshow Roadshow #KitaHalalin2024

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 21 Juni 2024 12:00
ROADSHOW. Pj Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan (tengah), menjadi pembicara dalam talkshow acara Roadshow #KitaHalalin2024 Sulsel di Hotel Rinra Makassar, Kamis (20/6/2024). foto: istinewa
ROADSHOW. Pj Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan (tengah), menjadi pembicara dalam talkshow acara Roadshow #KitaHalalin2024 Sulsel di Hotel Rinra Makassar, Kamis (20/6/2024). foto: istinewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, menjadi pembicara dalam talkshow acara Roadshow #KitaHalalin2024 Sulsel di Hotel Rinra Makassar, Kamis (20/6/2024).

Launching Roadshow #KitaHalalin2024 Provinsi Sulsel ini, dilakukan Penjabat Gubernur yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel Ashari Radjamilo bersama Penjabat Ketua Dekranasda Sulsel Ninuk Triyanti Zudan.

Roadshow #KitaHalalin2024 ini, terlaksana berkat kolaborasi dan kerjasama antara Kementerian Koperasi dan UKM, UPT PLUT Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan, Pemerintah Daerah, BPJPH, MUI, Komite Ekonomi Syariah, UMKM, dan stakeholder lainnya.

Sebanyak 1.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulsel mendapat fasilitasi pendampingan sertifikasi halal secara gratis melalui roadshow #KitaHalalin2024 ini.

Dalam talkshow ini, selain Pj Ketua Dekranasda Sulsel, turut menjadi pembicara, diantaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ashari F Radjamilo, Plh Asdep Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Berry Fauzi, Satgas BPJPH Kemenag Sulsel Muhammad Nur, Head Regional Policy and Govrel Gojek Mohammad Khomeiny, Content Creator Mariesa Giswandhani, dan Zaenal Abidin selaku Islamic Ecosystem Business Manager BSI.

Ninuk Zudan memaparkan terkait peran Dekranasda dalam mendukung ekosistem halal bagi UMKM di Sulsel dan peran TP PKK dalam penguatan ekonomi keluarga. TP PKK Sulsel memiliki binaan UMKM, baik produk, makanan dan minuman. Dekranasda juga memiliki binaan UMKM kerajinan.

“Dekranasda memiliki visi menjadi lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi Indonesia. Selain Dekranasda, hal ini juga sejalan dengan program TP PKK, melalui Pokja 2 untuk penguatan ekonomi keluarga,” kata Ninuk.

Sulsel memiliki industri UMKM yang cukup besar. Hal ini pun memberikan kontribusi dalam peningkatan perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja. Di Sulsel tercatat sekitar 1,8 juta UMKM, sekitar 60 persen diantaranya merupakan dari perempuan.

“60 persen UMKM itu dari perempuan, banyak dari Ibu Rumah Tangga (IRT) sangat luar biasa,” ungkapnya.

Dekranasda Sulsel, kata Ninuk, menjadi mitra pemerintah. Salah satunya, Dekranasda memiliki peran bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM, dalam melaksanakan program pendampingan sertifikasi halal ke UMKM.

“Dekranasda menjembatangi sebagai fasilitator, komunikator, maupun pendampingan bagi UMKM dengan stakeholder terkait. Dekranasda hadir dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan pelaku usaha kecil, khususnya kerajinan agar dapat mengembangkan produktivitas dan kerajinan lokal, sehingga meningkatkan perekonomian bagi pelaku UMKM,” jelasnya.

Penjabat Ketua TP PKK Sulsel ini, juga menyampaikan pentingnya sertifikasi halal bagi suatu produk. Apalagi, mengingat Indonesia memiliki potensi besar di pasar halal baik nasional maupun global. Sehingga dengan sertifikasi ini akan menjamin kehalalan produk. Sekaligus dapat meningkatkan daya saing bagi UMKM. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top