search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Gratis! 2.000 Siswa SMK di Sulsel Ikuti Sertifikasi Keahlian Berstandar Industri

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 13 Juli 2024 10:00
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, membuka kegiatan Sertifikasi Kompetensi Keahlian Berstandar Industri dengan tema ‘Building Practical Digital Literacy for Future Workforce’ atau mengacu pada upaya untuk meningkatkan keterampilan digital di tempat kerja di Hotel Dalton Makassar, Kamis (11/7/2024).

Hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Andi Iqbal Najamuddin, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sulsel Hery Sumiharto, dan CEO MyEdusolve Stephani Seputra. Serta hadir siswa SMK se-Sulsel secara hybrid.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Dinas Pendidikan Sulsel dengan MyEdusolve, yang merupakan perusahaan yang memiliki fokus pada transformasi tenaga kerja melalui peningkatan literasi digital salah satunya dengan sertifikasi internasional.

MyEduSolve merupakan parner resmi dari Certiport yang berpusat di Amerika Serikat.

Acara ini dirangkaikan dengan pelatihanan ujian sertifikasi, dimana akan ada seleksi untuk sepuluh siswa terpilih yang akan mendapatkan kesempatan untuk ujian sertifikasi dengan standar internasional.

Kegiatan diikuti siswa SMK kelas 12 dengan total 2.000 siswa mengikuti kegiatan ini. Dilaksanakan tujuh hari di sekolah masing-masing.

“Provinsi Sulsel memiliki program untuk sertifikasi keahlian berbasis standar industri bagi siswa-siswa SMK yang didanai APBD. Jadi mereka disertifikasi, hari ini ada 2.000 peserta yang akan disertifikasi, ini gratis dan tidak berbayar,” sebut Zudan.

Setelah pelatihan, mereka memiliki kemampuan yang tersertifikasi. Ini merupakan harapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar mereka bisa memiliki kemampuan terstandar saat lulus.

“Ini dilaksanakan dengan tujuan agar siswa-siswi SMK kita memiliki kemampuan untuk memasuki pasar kerja dengan standar teknologi yang lebih bagus,” katanya.

Sebab, di industri yang sangat dibutuhkan adalah sertifikasi bidang teknologi agar bisa mendapatkan pasar kerja yang lebih bagus. Serta tidak terdapat kesenjangan antara apa yang di pasar kerja dengan apa yang dimiliki calon tenaga kerja.

“Diharapkan tidak terdapat kesenjangan kompetensi setiap akan memasuki pasar kerja,” imbuhnya.

Selain itu, Pj Gubernur Sulsel juga berharap, agar peserta didik meningkatkan kompentensinya dalam penguasaan bahasa asing.

“Untuk mendapatkan sertfikasi inikan harus ikut pelatihan. Saya sangat senang. Tadi juga Pak Gubernur memberikan motivasi yang luar biasa, jadi saya terdorong untuk mengikuti kegiatan pelatihan,” kata Dheisya, Siswi SMK Negeri 6 Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top