search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel dan Pjs Wali Kota Hadiri Orientasi Anggota DPRD Makassar 2024-2029

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 12 Oktober 2024 23:49
PENUTUPAN. Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh, menutup orientasi anggota DPRD Kota Makassar masa jabatan 2024-2029 di Swissbell Hotel Makassar, Sabtu (12/10/2024). foto: istimewa
PENUTUPAN. Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh, menutup orientasi anggota DPRD Kota Makassar masa jabatan 2024-2029 di Swissbell Hotel Makassar, Sabtu (12/10/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis hadiri penutupan orientasi anggota DPRD Kota Makassar masa jabatan 2024-2029 mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh di Swissbell Hotel Makassar, Sabtu (12/10/2024).

Orientasi anggota DPRD Kota Makassar merupakan amanat Permendagri No 6 Tahun 2024, yang menjadi kewajiban anggota DPRD untuk mengikuti orientasi, minimal sekali dalam satu periode.

“Kita berharap, sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan orientasi, dalam pelaksanaan tugas akan lebih profesional dan berintegritas, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu memajukan kesejahteraan rakyat,” ujar Andi Arwin.

Selain itu, Andi Arwin menyampaikan harapan dengan terlaksananya orientasi ini akan tercipta kesepahaman antara anggota DPRD, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Orientasi diikuti 50 peserta, 24 diantara merupakan anggota DPRD yang telah terpilih sebelumnya dan 26 peserta merupakan anggota DPRD baru.

Orientasi ditutup secara resmi Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, yang sebelumnya memberikan materi terkait isu-isu aktual yang penting diperhatikan dalam menjalankan tugas dan amanah.

“Dua tokoh utama, yakni DPRD dan kepala daerah beserta jajarannya. Ini merupakan satu paket,” ungkapnya.

Zudan pun menyampaikan perumpamaan Kota Makassar sebagai sebuah rumah, dengan dua kamar, satu kamar adalah DPRD dan kamar lainnya ada kepala daerah beserta segenap jajarannya.

Menurutnya, DPRD dan kepala daerah merupakan mitra, sparing partner, saling memberi kritikan yang menguatkan, namun tidak mematikan.

“Saling mengisi dan saling menyempurnakan,” tekannya.

Hal lain yang turut disampaikan terkait penyelesaian masalah stunting, inflasi, dan juga pengentasan kemiskinan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top