search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kedubes Bahrain akan Kunjungi Sulbar

Perwakilan Sulbar Hadiri Bahrain, Pearl of the Middle East
doelbeckz - Pluz.id Senin, 14 Oktober 2024 14:25
PROMO. Perwakilan Pemprov Sulbar menghadiri Bahrain, Pearl of the Middle East yang digelar Bahrain Indonesia Business dan Friendship Society di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (12/10/2024). foto: istimewa
PROMO. Perwakilan Pemprov Sulbar menghadiri Bahrain, Pearl of the Middle East yang digelar Bahrain Indonesia Business dan Friendship Society di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (12/10/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Bahrain Indonesia Business dan Friendship Society menggelar acara Bahrain, Pearl of the Middle East di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (12/10/2024).

Kegiatan tersebut mengundang beberapa provinsi di Indonesia. Salah satu provinsi yang mendapat perhatian dari Kedutaan Besar (Kedubes) Bahrain untuk Indonesia di Jakarta adalah Provinsi Sulbar.

Turut hadir mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, yaitu Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulbar Gemilang Sukma Mutiara Maryani didampingi Kasubid Promosi Data dan Informasi Nurul Farasmy.

Setelah mendengar paparan dari perwakilan Sulbar Kedutaan Bahrain pun berminat mengunjungi Sulbar.

“Beliau cukup terkesan mendegar penyampaian dari Sulawesi Barat, dan Beliau berkeinginan langsung berkunjung ke Sulawesi Barat,” jelas Gemilang.

Ia pun menitipkan Buku Panduan Investasi 2024 dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi Sulbar dengan harapan semoga segera mendapat respons dari Kedutaan Bahrain.

“Kami juga menitipkan Buku Investment Guide Book 2024, semoga kita mendapat respons cepat,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu peluang investasi yang dapat didorong melalui Kedutaan Bahrain, terkait sektor pendidikan untuk S2 dan S3, termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan kompetensi.

“Jangan sampai masyarakatnya sudah maju pendidikannya, tapi aparatnya ketinggalan. Sebagai pelayan masyarakat aparat harus terus menambah ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi terbaru,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top