Kampanye di Batunilamung, Warga: Kalau Bukan Andi Utta Jalan Tidak Jadimi
PLUZ.ID, BULUKUMBA – Kampanye tatap muka dilaksanakan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf di Dusun Ganting, Desa Batunilamung, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Rabu (16/10/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Kartini tersebut, dihadiri ratusan masyarakat Desa Batunilamung, Kajang.
Warga berbondong-bondong hadiri kampanye tatap muka ‘Harapan Baru’ tagline pasangan nomor urut 2 ini.
Riuh suara dukungan bergelora dari warga. Mereka minta Andi Utta, sapaan Andi Muchtar Ali Yusuf, yang kembali berpasangan dengan Andi Edy Manaf melanjutkan pemerintahannya.
Salah seorang warga, Marhani, mengaku, bersyukur karena Bulukumba dipimpin pasangan calon Harapan Baru.
Jika bukan keduanya, jalan di desanya tidak bisa semulus saat ini.
“Jalan bagus, karena dikerja, tidak langsung jadimi,” teriak Marhani.
Diakui, jalan di Desa Batunilamung nanti dibangun di pemerintahan Andi Utta. Sebelumnya, rusak parah dan sulit dilalui kendaraan.
“Sudah pernah ditanami pohon pisang di sini, tapi tidak pernah diperbaiki. Sekarang bagusmi tidak adami orang jatuh dari motor,” beber Marhani.
Andi Muchtar Ali Yusuf yang hadir didampingi sejumlah tokoh masyarakat Kajang, seperti Kahar Muslim dan Rosali Lion.
Andi Utta meminta kembali dukungan masyarakat untuk kembali memimpin Bulukumba.
Jalan yang telah dibangun dimasa periodenya, merupakan salah satu contoh hadirnya pemerintah di seluruh sendi kehidupan masyarakat.
Itu, kata Andi Utta, dikerja dalam kurung waktu tiga tahun lebih dimasa pemerintahan yang begitu singkat.
Jalan yang dinikmati saat ini merupakan hasil kerja orang-orang berkompten di bidangnya. Itu agar jalan bisa dinikmati lebih lama.
“Saya kontrol betul pembangunan jalannya. Saya paham aspalnya, sehingga bisa dipakai lebih lama,” katanya.
Termasuk pembanguna aspal harus melihat waktu.
“Jangan musim hujan dibangun, karena suhunya tidak sesui. Tepatnya disaat kemarau saat panas, agar LPA (Lapis Pondasi Agregat) dasarnya bisa melekat bagus, tidak terangkat,” kata Andi Utta.
Termasuk penghitungan pori-pori aspal, kata Andi Utta, agar bisa meresap air agar tidak merusak aspal dan bisa dipakai hingga puluhan tahun lamanya. (***)