search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Hari Santri Nasional, Sekda Sulsel: Momentum Memperkuat Komitmen Merengkuh Masa Depan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 23 Oktober 2024 09:00
Jufri Rahman. foto: istimewa
Jufri Rahman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menjadi Pembina Apel dalam pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional Provinsi Sulsel, yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel di Lapangan Karebosi Makassar, Selasa (22/10/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Jufri membacakan sambutan seragam dari Menteri Agama.

Dalam sambutannya, Jufri menyampaikan, Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

“Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah. Salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari,” ucapnya.

Pada peringatan Hari Santri Nasional 2024 ini, Kementerian Agama mengusung tema ‘Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan’.

Tema ini, kata Jufri, adalah sebuah penegasan, santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

Menyambung juang bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Jufri juga berharap, Hari Santri Nasional 2024 ini, juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen khususnya bagi para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa.

“Santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apa saja. Santri bisa menjadi presiden, dan kita punya presiden yang berlatar belakang santri, yaitu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Santri juga bisa menjadi wakil presiden, dan kita punya wakil presiden berlatar belakang santri, yaitu KH Ma’ruf Amin. Banyak menteri yang berlatar belakang santri. Banyak pengusaha berlatar belakang santri. Banyak birokrat berlatar belakang santri. Sekali lagi santri bisa menjadi apa saja. Asalkan terus berjuang, terus berusaha, dan tidak menyerah,” tegasnya.

Sementara, Kakanwil Kemenag Sulsel, Muhammad Tonang, menjelaskan, kegiatan apel ini dirangkaikan dengan ekspo yang berkaitan dengan pameran inkubasi Menteri Agama bersama dengan pondok pesantren di Sulsel.

“Ada empat lokasi pelaksanaan ekspo, yakni di Makassar, Bone, Parepare, dan Palopo dan semuanya bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Islam yang ada di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

Hari Santri Nasional yang mengangkat tema ‘Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan’ ini, diharapkan, para santri dapat mengkonsolidasikan diri untuk meningkatkan kompetensi dan masa depan para santri. Salah satunya, terkait dengan pentingnya digitalisasi.

Sebelumnya, kegiatan memperingati Hari Santri Nasional telah dilaksanakan penanaman pohon di beberapa wilayah di Sulsel dan dipusatkan di Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin di Kabupaten Gowa yang melibatkan santri, bupati, dan tokoh masyarakat, serta para kiai. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top