MTQ III PDIP Sulsel, Digelar Bamusi dengan Hadiah Puluhan Juta Rupiah Dana Pembinaan
PLUZ.ID, MAKASSAR – Kegiatan tahunan DPD PDI Perjuangan Sulsel pada Bulan Ramadan berupa Musyabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) melalui Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) kembali akan digelar.
Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan Ke-52, Risfayanti Muin, di Kantor DPD PDI Perjuangan Sulsel, Rabu (26/2/2025), mengatakan, kegiatan yang sudah ketiga kalinya digelar ini, selain perlombaan Tilawatil Qur’an ada penambahan kategori, yakni Hifzul Qur’an.
Risfayanti menjelaskan, MTQ lll PDI Perjuangan Sulsel melalui dua tahapan. Tahapan pertama melalui DPC PDI Perjuangan 24 kabupaten/kota. Dimana Juara I Qari dan Qariah dan Juara I Hafiz dan Hafizah di tingkat DPC akan mengikuti MTQ di tingkat provinsi yang akan mendapatkan hadiah puluhan juta rupiah uang pembinaan dan piala bergilir.
Sementara, pelaksana kegiatan MTQ III PDI Perjuangan Sulsel, Bamusi melalui ketuanya Muh Anzar Zainal Bate menjelaskan, persyaratan MTQ III PDI Perjuangan Sulsel di tingkat DPC PDI Perjuangan 24 kabupaten/kota antara lain:
1. Untuk kategori Tilawatil Qur’an, pesertanya tidak pernah Juara I MTQ di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, dan berumur 17-30 tahun
2. Untuk kategori Hifzul Qur’an hafalan 10 juz, pesertanya tidak pernah Juara I MTQ di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, dan berumur 12-17 tahun
3. Bagi peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini, dapat menghubungi DPC PDI Perjuangan di 24 kabupateb/kota masing-masing
4. Sedangkan pelaksanaan di tingkat provinsi atau tahap kedua, diikuti mereka yang Juara I, baik Qari dan Qariah dan Juara I Hafiz dan Hafizah, dan akan dilaksanakan pada pertengahan Ramadan tahun ini.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan A Wittiri, menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan.
“Kami menyediakan sarana untuk mendekatkan jiwa dan semangat generasi muda kepada kitab suci dan meningkatkan semangat membaca, mempelajari, serta mengamalkan Al Qur’an,” katanya.
Selain itu, ujar ARW, sapaan akrab Ridwan A Wittiri, menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan mengamalkan isi kandungan Al Qur’an serta meningkatkan semangat ukhuwah Islamiyah. (***)