Kelas 1B SDN Kompleks IKIP Makassar Outing Class di Benteng Rotterdam
PLUZ.ID, MAKASSAR – Siswa Kelas 1B SDN Kompleks IKIP Makassar mengikuti outing class di Fort Rotterdam Makassar, Jumat (23/5/2025).
Wali Kelas 1B SDN Kompleks IKIP Makassar, Magfirah Amaliah R, mengungkapkan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai sejarah dan budaya, melalui kunjungan langsung ke salah satu situs bersejarah di Makassar.
Pada kegiatan bertema ‘Goes to Rotterdam’ ini, siswa-siswa berkesempatan mengelilingi kawasan Fort atau Benteng Rotterdam, dan melihat langsung bangunan-bangunan peninggalan masa lampau.
Mereka mendapatkan penjelasan mengenai sejarah di balik benteng yang dibangun Kerajaan Gowa-Tallo pada abad ke-17 dan digunakan sebagai pusat pertahanan.
Selain menjelajahi kawasan benteng, para siswa juga mengunjungi Museum La Galigo yang berada di dalam kompleks benteng.
Di museum ini, mereka menyaksikan berbagai peninggalan sejarah, seperti replika alat transportasi zaman dahulu, pakaian adat, foto dan lukisan pahlawan serta pemimpin dari berbagai periode, hingga senjata-senjata, seperti meriam yang digunakan pada masa perang.
Kegiatan outing ini, diharapkan dapat membantu siswa belajar dari sejarah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa dan membangun karakter nasinalisme sejak dini.
“Melalui pengalaman langsung seperti ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami pentingnya sejarah sebagai bagian dari pembelajaran,” ujar Firah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SDN Kompleks IKIP Makassar dalam mengintegrasikan pembelajaran di dalam dan di luar kelas, memberikan pengalaman belajar yang kaya dan bermakna bagi para siswa.
Alfarizqy Hasim Abdullah. foto: doelbeckz/pluz.id
Salah seorang siswa Kelas 1B SDN Kompleks IKIP Makassar, Alfarizqy Hasim Abdullah, mengaku senang mengikuti outing class di Benteng Rotterdam Makassar ini.
“Senang melihat alat-alat perang, uang masa lalu, Kapal Pinisi, dan benda-benda peninggalan masa lalu lainnya,” ujar Al.
“Jadi bisa tahu sejarah dan kejadian-kejadian masa lalu,” tambahnya. (***)