search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kedubes Inggris Dukung Pengolahan Sampah di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 04 Juni 2025 09:00
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan perwakilan Future Cities Infrastructure Programme (FCIP) dari Kedutaan Besar Inggris Judith bersama rombongan di Kantor Balai Kota Makasar, Selasa (3/6/2025). foto: istimewa
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan perwakilan Future Cities Infrastructure Programme (FCIP) dari Kedutaan Besar Inggris Judith bersama rombongan di Kantor Balai Kota Makasar, Selasa (3/6/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerima kunjungan perwakilan Future Cities Infrastructure Programme (FCIP) dari Kedutaan Besar Inggris yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kota-kota besar Indonesia.

Judith (Perwakilan UK Embassy), selaku Perwakilan FCIP, menyampaikan, kedatangannya merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta bersama jajaran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar dan mitra dari sektor swasta.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berbagi pengalaman dan peluang kerja sama dalam mendukung transformasi Makassar sebagai kota masa depan (Future City).

“Alhamdulillah, waktu itu kami berdiskusi intens bersama tim dari BRIDA dan mitra kami, termasuk PT Shinko Teknik Indonesia dan Tim Wirah. Hari ini kami diberi waktu untuk menyampaikan langsung rencana penguatan infrastruktur berkelanjutan kepada Bapak Wali Kota,” ujarnya, saat silaturahmi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Kantor Balai Kota Makasar, Selasa (3/6/2025).

Program FCIP sendiri berfokus pada peningkatan kapasitas kota dalam bidang perencanaan, pengelolaan limbah, mobilitas hijau, dan infrastruktur cerdas.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari skema City Investment Plans (CIP) yang dirancang bersama para pemangku kepentingan untuk menarik investasi strategis dalam pembangunan infrastruktur kota.

Salah satu proyek yang saat ini tengah dijajaki adalah pengolahan sampah dengan pendekatan teknologi modern, serta pengembangan sistem kota yang tangguh terhadap perubahan iklim.

“Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota yang mengintegrasikan inovasi, lingkungan, dan inklusi sosial dalam pembangunan infrastrukturnya. Kami siap mendampingi dan memberikan dukungan teknis untuk mewujudkan itu,” tambahnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkot Makassar untuk berkolaborasi dengan mitra internasional dalam mendorong terciptanya Kota Makassar yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.

“Kota Makassar telah diminta untuk hadir di Jakarta pada pertengahan Juni mendatang untuk membahas kelanjutan proyek secara lebih teknis dan rinci. Sementara, bagi daerah yang belum melakukan kontrak, proyek kemungkinan akan ditender ulang pada Bulan Juli,” ujar Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top