Waspada Penipuan, PDAM Makassar Tegaskan Tidak Pernah Pungut Biaya di Tempat

PLUZ.ID, MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar atau PDAM Kota Makassar mengimbau seluruh warga untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas PDAM Makassar.

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya laporan warga terkait oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan layanan sambungan baru dan diskon pembayaran secara langsung tanpa prosedur resmi.

Kepala Bagian Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Fasad Azizah, menegaskan, pihaknya tidak pernah memungut biaya secara langsung di lapangan atau melalui pihak tidak resmi.

“Kami minta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan oknum yang datang tanpa identitas jelas. Selalu cek kelengkapan petugas, seperti surat perintah kerja, tanda pengenal, serta seragam resmi yang memuat logo PDAM Makassar,” ujar Fasad, Kamis (5/6/2025).

Fasad mengatakan, petugas resmi PDAM Makassar dibekali dengan tanda pengenal, serta menggunakan seragam lengkap dengan logo perusahaan.

Warga juga disarankan untuk selalu meminta nomor kontak petugas sebagai langkah verifikasi tambahan.

“Lebih baik memastikan lebih dulu daripada menjadi korban penipuan,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengajak warga untuk memperhatikan beberapa ciri-ciri tindakan mencurigakan, seperti ancaman pemutusan air secara sepihak, permintaan uang di tempat, atau tawaran yang tidak pernah diumumkan secara resmi melalui kanal PDAM Makassar.

Fasad menyampaikan, semua informasi terkait layanan dan program resmi selalu disampaikan lewat media sosial, situs web resmi, atau langsung dari kantor pelayanan PDAM Makassar.

Selain itu, Fazad juga mengingatkan warga untuk berhati-hati terhadap tawaran mencurigakan seperti sambungan air baru dengan harga miring, potongan biaya mendadak, maupun ancaman pemutusan sepihak.

“Jika ragu, silakan segera hubungi hotline resmi kami di 0811-4641-123 atau melalui situs [www.pdamkotamakassar.co.id](http://www.pdamkotamakassar.co.id) untuk mendapatkan kepastian informasi. Verifikasi dan pelaporan dari masyarakat sangat membantu kami dalam mencegah penipuan,” tutup Fasad. (***)

Berita Terkait
Baca Juga