search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Akselerasi Pencegahan Stunting di Sulsel, Empat Kabupaten Susun Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 30 Juli 2025 09:00
LOKAKARYA. UNICEF, Yayasan Jenewa Madani Indonesia, dan Tanoto Foundation bersama Pemprov Sulsel menggelar Lokakarya Penyusunan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Hotel Horison Ultima Makassar, 28–29 Juli 2025. foto: istimewa
LOKAKARYA. UNICEF, Yayasan Jenewa Madani Indonesia, dan Tanoto Foundation bersama Pemprov Sulsel menggelar Lokakarya Penyusunan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Hotel Horison Ultima Makassar, 28–29 Juli 2025. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – UNICEF, Yayasan Jenewa Madani Indonesia, dan Tanoto Foundation bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggelar Lokakarya Penyusunan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2025, di Hotel Horison Ultima Makassar.

Lokakarya ini melibatkan Tim Ahli, Konsultan KPP, serta perwakilan dari perangkat daerah tingkat provinsi dan empat kabupaten, yaitu Sinjai, Soppeng, Sidrap, dan Pinrang.

Turut hadir pula unsur Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, BKKBN, DP3AP2KB, Kementerian Agama, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulsel.

Lokakarya dibuka secara resmi Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda Sulsel, Muh Saleh, yang menyampaikan komitmen penuh Pemprov Sulsel terhadap agenda ini.

Penyusunan strategi KPP merupakan langkah penting untuk memastikan perencanaan daerah memiliki instrumen yang praktis dan berdampak dalam mempercepat penurunan angka stunting.

“Pemerintah Provinsi mendukung penuh inisiatif penyusunan strategi KPP sebagai instrumen perencanaan yang konkret dan aplikatif dalam menurunkan angka stunting,” ujar Saleh.

Agenda ini merupakan kelanjutan dari pendampingan strategis oleh UNICEF sejak 2022.

Sebelumnya, strategi KPP telah disusun di tingkat provinsi dan diadopsi ke dalam dokumen serupa di 20 kabupaten/kota. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top