Pemkab Bulukumba Kembali Tes Narkoba, Sasarannya Konsultan Perencana dan Pengawas

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Langkah tegas kembali dilakukan, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kegiatan Pembangunan.

Ia meminta peserta rapat untuk melakukan pemeriksaan narkoba melalui tes urine di Aula Kahayya Gedung Pinisi Bulukumba, Senin (11/8/2025).

Monev ini dihadiri para konsultan perencana dan konsultan pengawas serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan para Kasubag Umum dan Kasubag Program lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.

Tidak ada unsur yang lepas dari pemeriksaan narkoba. Usai Monev tiba-tiba Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Akhmad Risal, masuk di ruangan dan menyampaikan jika pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan melakukan tes urine untuk memastikan pegawai dan para konsultan perencana dan pengawas bebas dari pengaruh narkoba.

Polisi yang putra Bulukumba ini, juga mengapresiasi komitmen Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dalam pemberantasan narkoba.

Menurutnya, jarang ditemukan kepala daerah seperti Andi Utta, sapaan akrab bupati, yang memiliki komitmen tinggi dan mendukung penuh pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan pengalamannya bertugas di beberapa daerah. Barusan ia menemukan bupati atau kepala daerah yang komitmen dan fokus pada upaya pencegahan narkoba.

“Ini dibuktikan dari dukungannya di jajaran pemerintah daerah agar tidak ada aparatnya yang terlibat narkoba,” ungkapnya.

Usai menyampaikan pengantar, Akhmad mempersilahkan para peserta rapat secara bergantian melakukan tes urine di samping aula Kahayya Gedung Pinisi.

Lebih lanjut, Akhmad menyatakan, Polres Bulukumba berkomitmen melakukan pencegahan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya.

Ia menegaskan, narkoba harus dicegah bersama.

“Kita terus sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba di kalangan pelajar, aparatur pemerintahan, hingga ke masyarakat pelosok di desa-desa,” ungkapnya.

Dengan demikian, ia meminta agar semua elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Bulukumba.

“Pencegahan narkoba merupakan tugas kita semua. Jadi bukan hanya menjadi tugas dari kepolisian. Laporkan ke pihak Kepolisian, jika ada dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkotika,” imbuhnya.

Upaya ini menunjukkan Polres Bulukumba dan Pemkab Bulukumba tidak mentolerir penyalahgunaan narkoba dan siap mengambil tindakan tegas demi mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. (***)

Berita Terkait
Baca Juga