search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

BPOM akan Dirikan Politeknik dengan Investasi Rp1,7 Triliun di Maros

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 29 Agustus 2025 17:00
PENANDATANGANAN. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar disaksikan Gubernur Sulsel menandatangani kerja sama rencana pembangunan Politeknik POM di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (28/8/2025). foto: istimewa
PENANDATANGANAN. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar disaksikan Gubernur Sulsel menandatangani kerja sama rencana pembangunan Politeknik POM di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (28/8/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) akan membangun Politeknik Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Maros, Sulsel.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (28/8/2025), mengatakan, Politeknik ini, bakal jadi yang pertama di Indonesia.

Menurutnya, pembangunan Politeknik ini, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengawasan obat dan makanan di Indonesia.

“Pendirian Politeknik ini, bertujuan untuk mencetak tenaga pengawas yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan global dalam bidang keamanan pangan dan obat-obatan,” ujarnya.

Taruna mengatakan, selama ini, BPOM RI merekrut ribuan pegawai dari berbagai latar belakang pendidikan. Mereka butuh waktu sekitar satu tahun untuk menjalani pelatihan dan beradaptasi menjadi pengawas obat dan makanan. Karena itu, pihaknya membutuhkan sekolah khusus agar bisa menghemat anggaran.

“Butuh biaya besar untuk melatih pegawai jadi masuk akal kalau dibangun sekolah khusus. Ini luar biasa karena belum ada di Indonesia. Politeknik ini akan menjadi pusat pendidikan vokasi yang berfokus pada pengawasan obat dan makanan,” tuturnya.

Taruna menjelaskan, pembangunan Politeknik POM ini, akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1,7 triliun dengan skema multiyears.

Secara khusus, ia berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang telah menghibahkan lahan seluas 10 Hektare (Ha) di Pucak, Kabupaten Maros sebagai lokasi pembangunan Politeknik POM nantinya.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Programnya luar biasa, multiyears untuk Rp1,7 triliun,” ujar Andi Sudirman.

Ia pun menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan tersebut, baik dari sisi perizinan, penyediaan lahan, maupun koordinasi lintas instansi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top